Inspirasi, Spiritual

Inilah Caranya supaya bisa Menyadari Kebesaran Tuhan Dengan Seutuhnya

Menyadari kebesaran Tuhan itu harus dengan utuh. Menyadari kebesaran Tuhan itu harus dengan benar. Tidak bisa menyadari kebesaran Tuhan hanya dengan mengatakan “Tuhan itu Maha Besar”. Saat ini banyak orang hanya sibuk mengatakan di mulutnya “Tuhan Maha Besar”. Diulang-ulang sampai 1000x dalam sehari. Apakah dengan mengulang-ngulang kalimat Tuhan Maha Besar itu membuat seseorang paham dan menyadari kebesaran Tuhan? Jawabannya TIDAK.

berpikir-dan-bersyukur

Yang dibutuhkan adalah memahami kalimat Tuhan Maha Besar, bukan menghafal. Dengan memahami maka kalimat Tuhan Maha Besar bisa terinstal di pikiran. Dan berdampak kepada perilaku kita sehari-hari. Bahkan celakanya banyak orang menyebut kata Tuhan tapi sebenarnya SALAH dalam mengenali siapa TUHAN. Lanjutkan membaca “Inilah Caranya supaya bisa Menyadari Kebesaran Tuhan Dengan Seutuhnya”

kekuatan pikiran, Spiritual

Jangan Hanya Bisa Mengucap “Syukur” Di Bibir saja, Tapi Lakukan Hal Penting ini Juga

Bersyukur adalah sebuah kata yang banyak orang anggap sesuatu yang dengan mudah mengucapkannya, coba deh perhatikan disekitar kita, disekitar anda.

Pasti banyak orang yang bicara tentang kata “syukur”, misalnya ketika ada yang mengeluh tentang hidupnya pasti anda jawab dengan kalimat “kamu itu kurang bersyukur dengan yang didapat”. Lalu yang mengeluh tadi langsung diam saja. Anda pernah mengalami seperti itu? ketika mengeluh kepada seseorang lantas disuruh untuk bersyukur. Diberbagai ceramah juga banyak sekali yang menyebut kata-kata “syukur” dan menyuruh untuk “bersyukur”. Tapi, sepertinya sebagian besar orang hanya bisa mengucap “syukur” dibibir saja, coba anda teruskan membaca artikel ini supaya mendapat pencerahan tentang kata “syukur” ini.

Lanjutkan membaca “Jangan Hanya Bisa Mengucap “Syukur” Di Bibir saja, Tapi Lakukan Hal Penting ini Juga”

Bawah sadar, Inspirasi

3 Hal Penting dalam Menghadapi KEJADIAN yang dianggap MASALAH

impian-terwujudSebuah peristiwa sebenarnya adalah netral saja, tidak memiliki makna apapun sebelum diri kita memaknainya sesuai dengan keinginan kita, kalau kita memaknainya baik maka menjadi peristiwa yang baik, kalau memaknainya buruk atau jelek maka menjadi peristiwa yang buruk. Mungkin anda bingung dengan statement saya ini, atau mungkin pertanyaan di dalam hati anda, kan peristiwa itu ada yang senang dan tidak senang, kalau memang senang ya sudah senang kalau tidak senang ya memang seperti itu. Itu kan yang muncul di pikiran anda, ya wajar saja kalau anda memiliki pandangan seperti itu, tapi bolehkah saya mencoba memberikan sebuah pandangan lain yang nantinya boleh anda nilai sendiri lagi. Sekarang perhatikan ilustrasi seperti ini, saat pergi ke malaysia untuk mengisi pelatihan AMC disana, tepatnya di kuantan negeri pahang, dari kuala lumpur harus melanjutkan pesawat lagi ke kuantan, tetapi ternyata jadwal pesawat malaysia airlines semua delay termasuk pesawat saya.

Lanjutkan membaca “3 Hal Penting dalam Menghadapi KEJADIAN yang dianggap MASALAH”