Inspirasi, kekuatan pikiran

Merenungkan Makna dari “Kemerdekaan” yang Sesungguhnya

Memasuki bulan Agustus adalah bulan yang memiliki penuh makna bagi bangsa Indonesia yaitu memperingati Kemerdekaan bangsa Indonesia. Tahun ini kita memperingati 75 tahun Indonesia Merdeka. Kita coba mengingat dulu kisah-kisah perjuangan bangsa ini sebelum memproklamasikan kemerdekaan. Bangsa kita merasa tidak memiliki kebebasan dalam menentukan kehidupannya.

Merasa terbelenggu dengan aturan bangsa penjajah. Sikap penjajah yang terkesan arogan dan menyiksa membuat bangsa kita “greget” sehingga memunculkan keinginan untuk merdeka. Dengan segala kemampuan bangsa kita saat itu yang sudah merasa lelah dengan berbagai aturan penjajahan maka sekumpulan pemuda melakukan pergerakan untuk Merdeka. Dan pada hari Jumat 17 Agustus 1945 terjadilah proklamasi kemerdekaan Indonesia yang disebarkan ke seluruh Penjuru dunia.

Sekarang bersama-sama Kita renungkan makna dari Kemerdekaan yang sesungguhnya. Apakah merdeka itu hanyalah merdeka karena tidak ada bangsa asing yang menjajah? Mungkin secara hukum internasional itulah arti kemerdekaan. Memang saat ini sepertinya tidak ada sebuah bangsa secara pengertian hukum internasional itu terjajah. Tapi kemerdekaan yang lebih penting adalah kemerdekaan individu. Kemerdekaan individu yang saya maksud adalah kemerdekaan untuk menentukan sendiri jalan hidupnya. Kemerdekaan untuk menentukan impiannya sendiri. Kemerdekaan untuk berani memiliki cita-cita besar. Mungkin anda menganggap bahwa diri anda sudah merdeka, karena merasa tidak ada orang yang membelenggu. Tidak ada orang yang mengekang anda.

arti-kemerdekaan

Tapi, apakah anda sadar bahwa pikiran anda berisi program-program yang mengekang, yang membatasi hidup anda. Apakah itu bukan penjajahan namanya? Artinya yang menjajah hidup anda bukan lagi orang lain, bukan juga bangsa lain tapi justru pikiran anda yang menjajah.

Dan memang perang terbesar itu bukan perang melawan orang lain atau perang melawan bangsa lain. Tapi perang terbesar adalah perang melawan diri sendiri. Perang untuk menundukkan pikiran anda sendiri.

Kenapa perang melawan diri sendiri itu bisa disebut perang besar?Karena kalau musuh orang yang kelihatan diluar maka kita dengan mudah mengidentifikasi atau mengenali bahwa orang itu adalah musuh. Tapi begitu musuh itu “menyamar” menjadi kawan kita maka hal ini juga menjadi kesulitan bukan? Nah analogi ini sama dengan perang melawan diri sendiri. Selama hidup tentu kita bersama tubuh ini, bersama pikiran ini. Sehingga seringkali bingung apa yang harus dilawan dari pikiran sendiri. Bahkan kadang banyak program yang kelihatannya “kawan” alias positif tapi ternyata justru menjadi “musuh” atau penghalang terhadap kesuksesan kita.

Dalam kelas AMC saya sering menjumpai banyak orang yang terlihat baru sadar atas kesalahannya selama ini. Baru sadar bahwa ada “musuh dalam selimut”. Musuh yang selama ini dianggap kawan, dianggap positif, dianggap benar eh ternyata justru adalah penjajah alias musuh yang menjadi penghambat dalam kehidupannya. Untuk melawan penjajah dalam diri sendiri haruslah dengan kecerdasaan. Kecerdasan untuk memilih dan memilah mana program yang memang baik atau hanya terlihat baik. Untuk menerapkan kecerdasan itu membutuhkan keberanian dan kekuatan. Keberanian untuk berubah dan kekuatan untuk menundukkan pikiran kita sendiri.

Maka sadarilah itu, saatnya mulai hari ini kita berani dan kuat untuk melawan diri sendiri. Jangan sibuk mencari musuh diluar diri, jangan hanya beraninya menyalahkan orang lain, jangan beraninya marah kepada orang lain. Tapi mulailah untuk sibuk menundukkan diri sendiri, sibuklah untuk mengarahkan pikiran agar bekerja sesuai dengan tujuan hidup yaitu penuh kesuksesan didunia dan berlanjut sukses diakhirat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.