Inspirasi, Spiritual

Syarat utama untuk bisa “Membuka Pintu Rejeki” dengan benar

Bagaimana sih syaratnya untuk bisa membuka pintu rejeki? Banyak orang berbicara dan menulis tentang “membuka pintu rejeki”, tetapi sepertinya menurut saya belum ke makna penting dari kata “membuka pintu rejeki”.

Biasanya semua artikel yang membahas tentang membuka pintu rejeki pasti hanya membahas tentang doa, membahas tentang ayat, membahas tentang kisah-kisah orang lain saja. Padahal bukan itu maksud dari membuka pintu rejeki yang benar. Padahal kata membuka pintu rejeki ini adalah sebuah kata kiasan yang dibuat untuk memudahkan kita dalam memikirkan bagaimana rejeki itu bisa masuk dengan lancar ke dalam hidup kita. Oh ya, kata rejeki saya maknai dalam hal ini sebagai uang ya.

Sekarang saya coba jelaskan makna dari “membuka pintu rejeki”, terdiri dari 3 kata yaitu “membuka”, “pintu” dan “rejeki”. Saya coba analogikan seperti ini, misalnya pintu rumah anda ada yang mengetuk, “tok”, “tok”, “tok” maka artinya ada tamu yang mau bertamu ke anda. Tetapi kalau anda didalam diam saja, tidak membuka pintunya maka si tamu tidak akan bisa masuk. Sekarang kita buat pemisalan bahwa tamu itu adalah rejeki anda, alias uang anda. Rejeki sudah mengetok-ngetok pintu tetapi anda diam saja tidak ada “action” untuk membuka pintunya, maka yang terjadi rejeki tidak bisa masuk. Uangnya tidak akan masuk, hanya seliweran saja didepan pintu anda. Berarti dibutuhkan action dari diri kita untuk membuka diri untuk menerima rejeki itu.

cara-mudah-menarik-rejeki-melimpah

Maksud dari action “membuka pintu” adalah mempersiapkan diri untuk memang pantas menerima rejeki itu. Salah satu cara dari action membuka pintu rejeki bisa anda baca di artikel ini :

3 Cara menaikkan level Rejeki dengan Cepat

Dan tahukah bahwa action yang utama itu adalah “berpikir”, berpikir untuk memantaskan diri siap menerima rejeki dari Tuhan, berpikir untuk memperlebar wadah rejeki agar bisa menerima rejeki dari Tuhan lebih banyak dari sebelumnya. Jadi bukan hanya berdoa, karena sebelum berdoa ada proses ikhtiar atau action. Nah ikhtiar atau action yang utama adalah dengan membersihkan pikiran dari program-program miskin dan menggantinya dengan program-program yang memang menarik rejeki untuk mau masuk lebih banyak kedalam hidup kita.

Syarat utama untuk bisa membuka pintu rejeki dengan benar adalah dengan membuka diri alias membuka pikiran terhadap peluang-peluang yang datang.

Kalau anda masih kebanyakan memilih peluang maka itu anda tidak mau membukan pintu kepada tamu-tamu rejeki yang sudah Tuhan hadirkan ke rumah anda. Biasanya banyak orang menerima peluang karena cocok dengan bakat, dengan passion. Anda bisa baca tulisan saya tentang bakat atau passion di artikel ini :

Bukan bakat kunci kesuksesan manusia, lalu apa?

Buang bakat-bakatan itu, sadarilah bahwa peluang-peluang yang datang itu sudah sesuai dengan request anda sendiri. Artinya kalau anda malah menolak peluang itu datang berarti sama saja menolak rejeki dari Tuhan, kalau bahasa agamanya adalah mengingkari nikmat Tuhan. Ayuk, mulai sekarang berpikirlah yang terbuka. Siapkan diri untuk mau membuka pikiran, menerima peluang-peluang yang ada. Percayalah Tuhan itu pasti menjamin rejeki setiap makhluknya, tergantung kita apakah memang mau menerima rejeki dengan cara membuka pintu rejeki dari pikiran kita atau kah cuek saja terhadap tamu yang sedang mengetuk-ngetuk pintu rumah kita.  “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya” (QS. Hud ayat 6)

 

2 tanggapan untuk “Syarat utama untuk bisa “Membuka Pintu Rejeki” dengan benar”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.