Bawah sadar, kekuatan pikiran

Mengendalikan “Kuda Liar” dalam Diri adalah Kunci Kedamaian Hidup

Kata “Kuda Liar” pada judul artikel ini bukan diartikan sebagai hewan kuda dalam arti sebenarnya, tetapi sebagai kiasan atau analogi dari PIKIRAN. Sehingga maksud dari judul mengendalikan kuda liar dalam diri adalah kunci kedamaian hidup artinya adalah mengendalikan Pikiran.

Saya mengambil istilah “kuda liar” sebagai penggambaran dari Pikiran karena terinspirasi dari Patung yang ada di taman satria gatot kaca denpasar bali. Kalau anda keluar dari airport ngurah rai pasti mudah melihat patung ini karena hanya berjarak 5 menit dari airport. Sebelum lebih jauh membahas tentang mengendalikan “kuda liar” maka saya ingin mengingatkan anda bahwa kedamaian hidup itu kuncinya dari dalam diri sendiri bukan dari luar.

Saya mencari informasi dari internet tentang nama patung itu dan memang figur orang yang terlihat menundukkan kuda-kuda liar berwarna putih itu disebut adalah gatotkaca. Dari penggambaran seperti itu maka terlihat bahwa seorang manusia yang hebat itu harus mampu menundukkan dirinya, menundukkan pikirannya supaya bisa membuat hidup penuh kedamaian.

Kuda Liar

Tentu boleh saja jika Pikiran manusia diumpamakan sebagai kuda liar. Secara alamiah sifatnya Kuda ini sudah memiliki kebiasaan kabur ke sana dan kemari, namanya juga kuda liar. Anda tidak bisa memaksa kuda itu diam. Justru semakin Anda paksa semakin liar jadinya, bahkan acap kali memberontak dan membuat situasi tambah parah. Ini sama dengan sifat pikiran kita, yang memang bergerak liar kesana dan kemari jika tidak dikendalikan. Ketika anda beribadah misalnya shalat, disitulah biasanya pikiran liar bergerak. Semua jadi teringat, mulai hutang yang belum bayar, kunci yang tertinggal dan sebagainya. Benar kan?

Tentu saat mau menjinakkan kuda liar perlu trik dan tidak semua orang yang bisa. Harus orang yang sudah terlatih baru bisa menjinakkan kuda liar. Langkah awal yang harus dilakukan adalah mencurahkan perhatian dulu kepada kuda tersebut seperti mengalungkan tali di leher kuda liar itu. Kuda itu juga tahu kepada siapa dia mau dijinakkan, kalau anda memberikan kasih sayang menunjukkan kebaikan pasti kuda itu nurut kepada anda.

Setelah diberi perhatian maka jangan terlalu dikekang kuda tersebut tapi bebaskan saja yang penting sesuai tujuan. Walaupun kuda liar itu lari kesana kemari, tapi dia masih dalam jangkauan. Berikan kesempatan kepadanya untuk berlari lebas.

Nah baru setelah kuda itu mulai menurut kepada anda dan sedikit lebih tenang, maka tarik sedikit tali itu. Lakukan menarik talinya sedikit saja sehingga kadang kuda itu tidak merasa ada perbedaan. Ulangi tarikan itu hingga kuda itu mau istirahat di satu tempat. Tapi tenang saja, nanti dia pasti lari lagi, lalu Anda sudah punya cara mahir untuk menarik dia kembali.

Baca artikel ini : Inilah Kunci Utama untuk Mengendalikan Pikiran

Kuasai Pikiran

Sama dengan kuda tadi maka pikiran kita juga harus diperhatikan terlebih dulu. Kita harus menunjukkan kepada pikiran bahwa kitalah yang menguasai pikiran itu. Perlahan mulai mengendalikan pikiran, jangan langsung drastis dalam mengendalikan pikiran. Karena anda baru saja menungganginya, dibutuhkan ketenangan dan kesabaran ketika baru saja mengendalikan pikiran. Hal ini wajar sebab selama ini PIKIRAN anda liar, pikiran anda tidak jelas arahnya bahkan mungkin saja pikiran anda lebih menurut kepada orang lain daripada anda.

Tugas Manusia

Tugas manusia yang utama memang untuk mengendalikan “kuda liar” dalam dirinya, yaitu PIKIRAN agar bisa membuat hidup penuh kedamaian. Kalau dalam bahasa agama tugas kita adalah sebagai pengatur atau pemimpin bagi diri sendiri.¬† Karena itulah maka nanti diakhirat setiap manusia dimintai pertanggung jawabannya. Yaitu apakah sudah mampu menjinakkan kuda liar itu atau justru malah sebaliknya selalu menuruti arah kuda liar itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.