Inspirasi

Bagaimana Cara Berpikir Utama untuk Menjadi “MAGNET” Rejeki yang Benar

“saya magnet rejeki”, “saya magnet rejeki”, “saya magnet rejeki”. Kalimat affirmasi yang katanya wajib diulang-ulang jika ingin menjadi magnet rejeki. Padahal kuncinya melakukan perubahan diri itu bukan di kalimat yang berulang-ulang. Memang sih dibanyak buku menuliskan bahwa kalau ingin melakukan perubahan diri harus dilakukan dengan mengucapkan kalimat affirmasi dengan berulang-ulang.

Lalu banyak orang sibuk mencari kalimatnya, sibuk membuat format kalimat apa yang pas untuk dibaca berulang-ulang. Padahal bukan itu, bukan kalimat affirmasinya yang penting untuk menjadi magnet rejeki. Lalu apa? Yang berpengaruh adalah bagaimana cara berpikir kita, kalau cara berpikir kita tetap saja maka kalimat affirmasi tadi menajdi sia-sia saja. Anda bisa baca terus artikel ini untuk menemukan bagaimana cara berpikir utama untuk menjadi magnet rejeki yang benar.

Untuk mengulas tentang Magnet Rejeki maka diawali dengan memahami 2 kata tersebut, yaitu Magnet dan Rejeki. Yang pertama adalah MAGNET, anda tahu apa itu magnet? Magnet adalah suatu benda yang mampu menarik benda lain di sekitarnya yang memiliki sifat khusus. Setiap magnet mempunyai sifat kemagnetan. Apa sih sifat kemagnetan? Sifat kemagnetan adalah kemampuan benda dalam menarik benda-benda lain di sekitarnya. Anda perhatikan ya sifat dasar dari magnet itu adalah “MENARIK”. Nah ini yang harus kita pahami betul jika ingin menjadi magnet rejeki, yaitu mampu MENARIK Rejeki dari arah yang tidak disangka-disangka. Artinya harus diganti cara berpikirnya, kalau yang selama ini berpikirnya MENJEMPUT rejeki maka harus diganti dengan berpikir MENARIK rejeki.

kunci-magnet-uang

Wah, kalau begitu salah ya jika yang diajarkan adalah harus menjemput rejeki. Kalau untuk menjadi MAGNET Rejeki maka konsep menjemput rejeki adalah kesalahan. Sehingga percuma saja jika mulut anda selalu beraffirmasi “saya magnet rejeki”, “saya magnet rejeki”, “saya magnet rejeki” tetapi cara berpikirmu masih saja “MENJEMPUT” rejeki. Maka berhenti hanya sibuk beraffirmasi  ya, tapi sibuklah untuk merubah pikiranmu. Karena TUHAN itu menyuruh kita untuk MENGUBAH diri, bukan menyuruh untuk MENGULANG-NGULANG kalimat. Ayatnya : AKU Tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu MENGUBAH nasibnya sendiri.

Baca juga : Bukan affirmasinya yang penting tapi HAL yang SATU ini harus dipahami

Mulai sekarang ubahlah cara berpikir kita dari menjemput rejeki menjadi menarik rejeki. Memang terlihat aneh ya ketika kita berpikir menarik rejeki, tapi ya memang begitulah sebenarnya. Ketika ada buku, ceramah atau orang-orang yang mengajarkan anda untuk menjemput rejeki maka harus berani anda bantah. Siap?

Setelah memahami kata MAGNET, maka yang berikutnya adalah kata REJEKI. Rejeki itu berarti semua yang kita anggap kebaikan, dalam hal ini bisa uang, bisa benda, bisa pekerjaan dan bisa juga jodoh. Berarti yang benar adalah menarik impian bukan menjemput impian. Berikutnya juga dengan jodoh maka yang benar adalah menarik jodoh bukan menjemput jodoh. Maka mulai sekarang berpikirlah untuk MENARIK seperti magnet, dan memang PIKIRAN manusia memiliki sifat seperti magnet. Apa yang kita pikirkan maka itulah yang datang. Maka berpikirlah yang terbaik dan menyenangkan saja. Supaya yang datang menghampiri kita adalah kebaikan dan kesenangan saja.

Baca juga : Cara mengatur rejeki sesuai keinginan

Ubahlah cara berpikir menjemput menjadi menarik, karena itulah cara berpikir utama untuk menjadi magnet rejeki yang benar. Anda bisa membaca artikel saya lainnya supaya lebih memahami bagaiman melakukan perubahan pikiran dengan benar. Kalau anda mau berubah maka anda harus merubah cara berpikir anda sehingga tindakan anda juga berubah dan ujungnya kehidupan juga berubah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.