Inspirasi, Spiritual

Bagaimana Cara “Bergantung” kepada ALLAH dengan Benar

Malam ini saya ingin menulis artikel yang berhubungan dengan ketuhanan, yaitu cara bergantung kepada ALLAH dengan benar. Tulisan ini terinspirasi dari kejadian tadi siang ketika ada seorang teman yang mengajak bertemu disela-sela saya mengisi kelas platinum tadi. Dari pagi teman saya ini memaksa untuk bertemu saya, padahal biasanya juga jarang untuk bertemu.

Ternyata mau meminjam uang, padahal teman saya ini sering sekali membagi artikel atau tulisan yang menyuruh manusia minta pertolongan kepada ALLAH. Dalam tulisan ini saya ingin menyadarkan anda bahwa seharusnya bergantung itu hanya kepada ALLAH, dan meminta bantuan juga hanya kepada ALLAH. Dibutuhkan cara yang benar supaya kita semua bisa benar dalam bergantung kepada ALLAH. Karena faktanya banyak orang sering bicara tentang bergantung kepada ALLAH tetapi seringkali malah mengemis kepada manusia.

Saya mau mengutip ayat Al-Quran yaitu surat Ali Imron ayat 173 yang artinya :”Cukuplah Allah Menjadi Penolong kami, dan ALLAH adalah sebaik-baiknya perlindungan”.  Dalam bahasa arabnya sering kali menjadi kalimat dalam wiridan yaitu Hasbunallah wa nimal wakilnimal maula wa niman nashir. Tentu anda sering kan membaca dan mendengar kalimat ini. Yang menjadi persoalan adalah sejauh mana pemahaman anda tentang kalimat tersebut, ataukah hanya sekedar menjadi ucapan dilisan tanpa makna?

 

Untuk mengeceknya, coba anda ingat-ingat ketika mengalami situasi yang sulit khususnya tentang keuangan. Siapa yang anda ingat untuk dimintai pertolongan? Ke ALLAH kah? atau ke manusia? Jawab pertanyaan ini dengan jujur ya. Coba ingat juga ketika anda butuh uang untuk keperluan mendesak, kepada siapa anda meminta pertolongan? kepada ALLAH? atau ke manusia?

Bukankah kita sering mengatakan dalam setiap shalat “hanya kepada-MU lah kami minta pertolongan”, lalu kemana kalimat itu?Hilang begitu selesai shalat?

Banyak orang hanya bisa berbicara seperti itu, hanya bisa share tulisan tentang “bergantung kepada ALLAH” ke berbagai media sosial tetapi tidak bisa mengamalkan apa yang dibicarakan dan dishare tersebut. Apakah kita tidak malu kepada ALLAH, sering mengucapkan kalimat “”Cukuplah Allah Menjadi Penolong kami, dan ALLAH adalah sebaik-baiknya perlindungan” tetapi begitu bertemu dengan situasi yang gawat langsung lupa meminta tolong kepada ALLAH tetapi sibuk mencari pertolongan manusia lainnya. Padahal harusnya bergantung itu hanya kepada ALLAH, bukan kepada makhluk.

Kita semua bisa introspeksi diri, merenung untuk masuk ke dalam diri sendiri. Untuk menyadari sejauh mana kita bergantung kepada ALLAH dalam setiap waktu kehidupan. Sebenarnya ALLAH sudah memberikan kita “alat” untuk menjadi sarana bergantung kepada ALLAH, alat itu disebut PIKIRAN. Karena dengan menggunakan pikiran secara benar maka kita bisa meminta hanya kepada ALLAH dan pasti ALLAH mendatangkan jalan darimanapun juga. Bahkan untuk berdoa saja harus menggunakan Pikiran.

Bukti kalau diri kita menjadikan ALLAH sebagai tempat bergantung adalah dengan menggunakan Pikiran secara benar. Karena Pikiran kita diciptakan oleh ALLAH dan memang untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan kebaikan dalam hidup ini. Jadi cara bergantung kepada ALLAH dengan benar adalah menggunakan Pikiran sendiri dulu sebelum sibuk meminta bantuan kepada orang lain. Dengan menggunakan Pikiran maka kita terbebas dari ketergantungan terhadap manusia lainnya, tapi menjadi bergantung sepenuhnya kepada ALLAH.

 

Buat anda yang suka membaca kalimat wirid “Cukuplah Allah Menjadi Penolong kami, dan ALLAH adalah sebaik-baiknya perlindungan” dan suka membagi artikel yang berhubungan dengan hal ini, maka cobalah tahan dulu untuk meminta bantuan atau meminjam kepada orang lain tapi munculkan rasa pasrah yang penuh kepada ALLAH dengan berpikir yang benar. Maka saya jamin ALLAH pasti memberikan apapun yang kita minta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.