Inspirasi, kekuatan pikiran

Contoh Memaksimalkan Pikiran dengan Benar

Dalam buku 10 Keajaiban pikiran saya menuliskan bahwa pikiran itu harus dimaksimalkan dengan benar, lalu banyak pembaca buku 10 keajaiban pikiran yang bertanya melalui whatsapp ke saya. “mas firman seperti apa sih contoh memaksimalkan Pikiran dengan Benar?”. Nah di artikel kali ini saya ingin berbagi tentang bukti yang saya lakukan dalam keseharian saya untuk memaksimalkan Pikiran.

Oh ya kalau anda ingin tahu keseharian saya maka silahkan di add dulu nomor whatsapp saya 0856.46.000.981 ya, lalu anda kirim pesan ke saya supaya saya tahu nama anda. Sehingga ketika sudah saya simpan nomor anda maka pasti anda bisa membaca status-status di whatsapp tentang tips singkat dalam menjalani kehidupan dengan sukses

Saya akan mulai dari kata “memaksimalkan”, sebagai ilustrasi kalau anda memiliki sebuah handphone yang canggih lalu hanya digunakan untuk sms dan telepon saja, apakah tidak sia-sia kecanggihan handphone tersebut? Boleh saya katakan bahwa anda tidak maksimal dalam menggunakan handphone anda itu, betul kan?. Jadi arti kata memaksimalkan adalah menggunakan semua fungsi yang ada.

Lantas bagaimana dengan memaksimalkan Pikiran? ya sama saja dengan memaksimalkan handphone tadi, kalau handphone bagus maka tentu bisa diisi banya aplikasi. Kalau pikiran manusia maka bisa dipasang banyak aktivitas. Dari sini bisa kita simpulkan bahwa manusia yang mampu memaksimalkan pikirannya dengan benar adalah yang bisa berada dibanyak aktivitas dengan baik. Dan manusia itu adalah manusia yang bisa mengatur sendiri kehidupannya.

Tapi sebentar, kalau seseorang itu memiliki bisnis sendiri maka sudah pasti dia bisa leluasa mengatur waktu dan kehidupannya sebab tidak ada sistem yang mengikatnya. Maka hal ini biasa saja. Baru disebut luar biasa ketika seseorang tersebut ada dalam sistem perusahaan (karyawan) tetapi mampu mengatur waktu, mengatur kehidupannya sendiri.

Sebenarnya artikel ini saya buat untuk juga menjawab pertanyaan seseorang yang melihat aktivitas saya pada haris kamis 10 Oktober 2019 yang lalu. Orang ini bertanya “mas firman, kok bisa dengan santai menjalani banyak aktivitas seharian tadi?”. Lalu saya jawab saja “enak dengan santai pak, daripada dengan serius”.

Baca juga : Berhentilah mengatur waktu, aturlah pikiranmu

Apa yang saya contohkan tentang memaksimalkan pikiran atau memaksimalkan diri di hari kamis 10 Oktober 2019 itu? Oke saya ceritakan ya. Hari kamis saya ada jadwal rutin mengantarkan putri pertama saya sekolah PAUD, jadi pagi harinya saya mengantarkan dia ke sekolah yang kebetulan hari itu adalah kelas renang. Saya bersama mamanya mengantar dan saya temanin sebentar kemudian saya tinggal. Sekitar jam 08.30 sampai 09.30.

Lalu jam 10.30an saya ada acara dari kampus yaitu Pengabdian Masyarakat di kantor PC Muslimat NU Surabaya, disana saya memberikan materi tentang editing video untuk dokumentasi pembelajaran. Disana saya sampai jam 14.00. Lalu bersambung makan siang dengan teman-teman dosen yang mengikuti acara Pengabdian masyarakat tadi. Sampai jam 15.00 kemudian saya masih harus ke kantor telekomunikasi  dimana saya sebagai manager disitu sampai jam 17.30.

Dari sekelumit kisah keseharian itu tentu anda bisa melihat bahwa saya memiliki 2 aktivitas yang sebenarnya terikat dalam sebuah sistem yaitu Dosen dan Manager, tetapi saya bisa mengatur semuanya berjalan dengan bersamaan dan maksimal. Kalau anda menganggap saya bukan sebagai karyawan maka anda keliru, saya juga masih menjalani status sebagai karyawan. Selain saya juga sebagai pemilik bisnis, investor, penulis dan juga coach AMC.

Saya ingin membuktikan dulu kepada diri saya bahwa seorang manusia itu bisa ada dibanyak bidang dan banyak aktivitas. Kalau dalam ilmu AMC saya sebut sebagai teknik “Pecah Raga”. Dan saya sampai saat ini bisa menjalani semuanya dengan penuh kebaikan. Kuncinya satu, yaitu memahami bagaimana Pikiran bekerja sehingga bisa dikontrol dengan baik. Laptop dan handphone saja bisa diinstal banyak aplikasi, tentu manusia jauh lebih bisa dan lebih hebat dari laptop dan handphone.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.