ilmu gaib, kekuatan pikiran

Kenapa di Era Digital seperti ini Bisnis Klenik masih terus ada bahkan masuk online?

Saat ini memang memasuki era digital, semua sudah bisa dilakukan secara digital atau bahasa kerennya dilakukan secara “online”. Termasuk juga urusan klenik, para pelaku (praktisi) klenik sepertinya tidak mau kalah dengan pelaku bisnis lainnya untuk memanfaatkan dunia maya atau online untuk menjalankan bisnisnya.

Yup, benar. Bisnis klenik seperti menjual jimat, menjual bulu perindu, menjual minyal pelet dan sejenisnya cukup mudah ditemukan di berbagai marketplace. Anda cek saja di bukalapak dan tokopedia lalu ketik “jimat” pasti ditemukan. Ada sedikit keanehan memang, ketika orang yang menggunakan internet itu dianggap sebagai orang yang sadar teknologi tetapi kenapa masih “tertipu” dengan bisnis klenik seperti itu?

Topik tentang bisnis klenik masuk dunia online ini menjadi berita utama di portal detik.com beberapa hari ini. Saya juga heran, kenapa detik.com mengangkat tema ini menjadi berita ya? apa supaya masyarakat Indonesia tidak lagi tegang dengan berita demo-demo itu? ya itu hanya tim redaksi dari detik.com yang tahu. Tapi, memang dengan berita bisnis klenik masuk dunia digital membuat fokus pembaca sedikit teralihkan, apalagi berita tentang bisnis klenik masuk digital ini menjadi liputan khusus dengan pembahasan yang cukup banyak.


Pertanyaannya adalah, “kenapa di era digital seperti ini, bisnis klenik masih terus ada bahkan masuk online?. Sesuai dalam rumus ilmu ekonomi “dimana ada gula pasti ada semut”, “dimana ada demand maka pasti ada supply”. Masyarakat kita memang sebagian sudah mulai sadar teknologi, sudah mampu menggunakan internet untuk kebutuhan hidup mereka, mau pesen makan saja bisa dengan internet. Tetapi meskipun sudah sadar teknologi mereka masih takut dengan setan, masih suka nonton channel youtube yang isinya hantu, yang isinya mistis. Coba saja cek salah satu channel youtube yang isinya tentang berburu hantu pasti yang menonton banyak.

Bukan sebuah jaminan ketika seseorag itu suka teknologi lantas pikirannya lepas dari hal yang berbau mistis dan klenik, bahkan kita ingat beberapa tahun yang lalu. Seorang marwah daud saja yang berpendidikan tinggi saja masih “tertipu” dengan dimas kanjeng ketika dipertontonkan adegan uang yang keluar dari jubahnya. Pola pikir masyarakat kita yang selalu dicekoki dengan tayangan-tayangan klenik, film di bioskop yang isinya hantu pasti laku, bahkan saat ini ada tayangan ceramah uztad setiap subuh yang juga dibumbui dengan klenik.

Jadi saat ini tidak bisa kita menilai orang itu terbebas dari hal yang klenik dan mistis hanya karena dia memiliki gelar prof, gelas s3, gelar s2 dan sebagainya. Karena ada pasarnya  dari hal klenik untuk orang-orang yang sudah sadar teknologi itu maka membuat para pelaku bisnis klenik juga memanfaatkan dunia digital atau dunia online untuk memasarkan produk-produk kleniknya. Maka sampai nanti kiamat juga, bisnis klenik ini tetap ada dan selalu memanfaatkan kondisi untuk memasarkan produknya.

testimoni workshop amc

Selama masih banyak orang yang pikirannya terjebak dalam pola pikir jahiliyah yaitu klenik dan mistis maka pasti membuka juga para pelaku bisnis klenik untuk tetap eksis. Padahal sesungguhnya manusia itu tidak butuh dengan hal-hal klenik itu, sebab kunci hidup manusia sudah ada pada diri manusia itu sendiri yaitu di Pikirannya. Benda-benda yang dianggap mistis, dianggap klenik atau dianggap memiliki kekuatan khusus sesungguhnya adalah menggunakan kekuatan pikiran dari manusia sendiri.

Maka solusinya, kenali pikiranmu dengan benar supaya bisa dikontrol untuk kebaikan hidup dan dimaksimalkan dalam mencapai kesuksesan yang diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.