Inspirasi, motivasi

Ternyata ada yang Lebih Penting dari Manajemen Waktu, apa itu ?

Manajemen waktu versus manajemen pikiran, ini pembahasan artikel saya malam ini. Sehabis putri kecil saya tidur, dan saya juga selesai shalat isya, menyempatkan diri untuk membagikan sebuah inspirasi penting tentang Manajemen.

Selama ini banyak orang mengatakan bahwa manajemen waktu itu penting, padahal ada yang lebih penting dari manajemen waktu, apa itu? Silahkan baca terus artikel menarik ini, supaya anda memiliki wawasan baru tentang manajemen waktu dan manajemen pikiran.

Karena dengan memahami bahwa sesungguhnya bukan manajemen waktu yang penting, maka anda bisa melakukan banyak aktivitas bersamaan dengan sama baiknya. Saya sering sebut sebagai “multi tasking” atau kalau bahasa di dunia spiritual jawa adalah “ilmu membelah diri”.

Coba ingat-ingat kembali beberapa peristiwa dibawah ini :

  • Saat anda merasa kewalahan dengan waktu
  • Saat anda merasa waktu itu kurang
  • Saat anda merasa bingung harus memilih melakukan yang mana
  • Saat anda merasa gelisah karena harus bertemu beberapa orang ditempat yang berbeda
  • Saat anda merasa harus memilih kegiatan mana yang didahulukan karena waktunya bersamaan

Pernah mengalami kegelisahan seperti di atas? Semua kegelisahan itu berujung kepada teknik manajemen waktu, karena pasti yang disalahkan adalah waktu. Waktu yang kurang lah, waktunya bentrok lah, waktunya bersamaan, dan berbagai alasan lainnya yang menyalahkan waktu.

Padahal waktu semua orang itu sama, sehari semalam pasti 24 Jam, betul? Tidak ada manusia yang memiliki waktu 23 jam atau 30 jam. Antara presiden amerika serikat Donal trump, lalu presiden Jokowi dengan kita pasti waktunya sama. Jadi kalau anda mengeluh kekurangan waktu maka itu rasanya aneh ya.

Baca juga artikel ini :

Berhenti mengatur waktu, tapi mulailah mengatur pikiran kita

Coba dipikir ulang dengan jernih, waktu semua manusia sama yaitu 24 jam. Artinya Tuhan sudah memberikan “benda” yang sama kepada semua manusia. Sehingga salah besar kalau menyalahkan waktu, menganggap waktu yang ada itu kurang.

Kalau menyalahkan waktu berarti sama saja menyalahkan yang membuat waktu yaitu TUHAN. Betul kan? jadi berhenti untuk menyalahkan waktu, karena waktu itu tidak salah. Andalah yang salah tidak bisa memanfaatkan waktu dengan baik.

Memanfaatkan waktu itu memang perlu manajemen waktu, tapi cara manajemen waktu itu bukan membagi jam sekian harus melakukan apa, lalu jam berikutnya melakukan apa. Bukan seperti itu. Lantas bagaimana?

Manajemen waktu itu adalah mengatur pikiran kita agar bisa menjalankan semua kegiatan dengan baik selama 24 jam. Kalau pikiran sudah dimanajemen dengan baik maka tidak ada kegiatan yang ditolak. Semua bisa dikerjakan dengan baik. Jadi ternyata ada yang lebih penting ya dari manajemen waktu, yaitu manajemen pikiran.

Ilustrasi kegiatan saya seharian tadi yang alhamdulillah bisa terselesaikan semua dengan baik. Pagi harus kekantor menyelesaikan beberapa pekerjaan, diwaktu yang sama juga harus menyelesaikan pekerjaan lain dikantor satunya. Kemudian ada juga urusan mengenai uji lab makanan yang harus dikerjakan. Jam 11 waktunya jemput ami kesekolah.  Iya betul, saya masih ada waktu untuk menjemput ami pulang sekolah bahkan bermain bola sejenak dilapangan sekolah dia.

kesalahan-manajemen-waktu

Lalu siangnya harus mewawancari calon karyawan dan melakukan pekerjaan lain. Apakah kewalahan? maka tentu TIDAK, karena dengan teknik membelah diri ala AMC maka saya bisa membuat pekerjaan ditempat lain tetap beres meskipun saya secara wujud tidak ada ditempat itu.

Yang saya atur atau saya manajemen bukanlah waktunya, tapi PIKIRAN saya. Pembandingnya adalah dengan laptop, dalam waktu yang bersamaan bisa mendengarkan musik, bisa membuka office dan “task” lainnya. Apakah tidak malu dengan laptop dan hape yang bisa melakukan banyak hal dalam waktu bersamaan.

Mulai paham ya, bahwa ternya ada yang lebih penting dari manajemen waktu yaitu manjemen pikiran. Dan saya sudah membuktikan itu dan berhasil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.