Inspirasi, Spiritual

Penjelasan Cara Kerja LOA (Law of Attraction) dalam Ajaran Agama Islam

LOA, apakah arti dari 3 huruf itu? LOA merupakan singkatan dari Law Of Attraction, kalau diartikan langsung ke dalama bahasa Indonesia menjadi Hukum Tarik Menarik. Bagaimana penjelasan cara kerja dari hukum tarik menarik ini? dan apakah ada dalam ajaran Agama Islam?

hukum-loa-tarik-menarik

LOA ini sesungguhnya bukan ciptaan orang amerika atau orang eropa, atau ciptaan dari penulis buku The Secret si Rhonda Byrne. Tapi merupakan aturan yang memang diciptakan ALLAH sebagai cara kerja dari semesta raya ini atau disebut sebagai sunnatullah. Jadi, kalau anda tidak mempercayai adanya LOA atau bahkan mengangap bahwa LOA itu ciptaan orang barat maka anda sama saja tidak mempercayai adanya ALLAH. Lho?

Banyak muslim justru tidak mempercayai LOA hanya karena menggunakan bahasa inggris, padahal penjelasan cara kerja LOA ini sudah banyak tertuang dalam ayat Alquran. Saya jelaskan dulu tentang cara kerja hukum tarik menarik ini. Perhatikan ya, ada kata “tarik” dan “menarik”, artinya ada yang menarik dan ada yang tertarik. Atau ada sebab dan akibat. Pertanyaannya adalah apa yang menarik? dan apa yang tertarik?

loa islam

Ngomongin tarik menarik maka saya teringat magnet, tentu anda tahu kan kerja magnet itu adalah menarik besi dan logam disekitarnya. Yang menarik besi itu adalah magnet, dan magnet itu diam tapi mampu menarik besi sehingga besi itu bergerak ke arah magnet, betul? Lalu bagaimana dalam kehidupan kita?. Yang menjadi magnet itu adalah Pikiran kita, dan yang tertarik adalah semua kejadian dan semua orang. Artinya, semua kejadian yang kita alami, semua orang yang kita temui sebenarnya adalah tarikan dari pikiran kita sendiri. Kalau isi pikirannya jelek maka menarik kejadian dan orang-orang yang jelek, sebaliknya jika isi pikirannya bagus maka menarik kejadian dan orang-orang yang bagus juga. Itulah hukum tarik menarik alias LOA. Lalu bagaimana penjelasan di Islam? Perhatikan ayat-ayat ini ya:

Ayat pertama, QS Al Isra:7 : ”Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri…”.

Ayat kedua, QS Al Fushshilat:46 :“Barang siapa yang mengerjakan amal yang shalih maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidakah Rabb-mu menganiaya hamba-hamba-Nya,”

Ayat ketiga, QS An Najm:39 : “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya”

Ayat keempat, QS As Syuura:30 : “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatanmu sendiri”

Ayat kelima, QS Ar-Rum 41 : “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia sendiri”

Saya mengambil ada 5 ayat dalam Al Quran yang jika dipahami menunjukkan hukum sebab akibat alias hukum tarik menarik alias lagi disebut LOA, dan yang menjadi sebab adalah diri kita sendiri. Masihkah kita membantah bahwa penjelasan dari kerja LOA itu ada dalam ajaran agama Islam? Banyak orang kelihatannya membaca Alquran tetapi tidak tahu makna dari apa yang dibaca. Simak juga video saya ini ya.

Semua akibat yang terjadi dalam kehidupan manusia itu adalah hasil dari apa yang dipikirkan, apa yang diucapkan dan apa yang dilakukannya. Karena itu kita wajib menjaga pikiran untuk selalu positif, untuk selalu berisi hal-hal yang baik saja. Supaya akibat yang hadir dalam kehidupan kita juga selalu positif dan selalu baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.