Inspirasi, Spiritual

Ada Satu Orang Selain Ayah Ibumu yang Wajib kamu Mintakan Maaf Selepas Idul Fitri, Siapa dia?

Hari ini aktivitas sebagian besar masyarakat Indonesia sudah aktif kembali selepas menikmati libur lebaran idul fitri 2018, perkantoran juga sudah aktif secara menyeluruh.

Sebagian memang ada yang sudah memulai masuk kerja tanggal 21 Juni hari kamis kemarin mengikuti jadwal cuti bersama dari pemerintah. Saya percaya pasti anda selama momen lebaran kemarin sibuk dengan aktivitas bermaaf-maafan, kalau dijawa ada momen sungkeman terutama kepada orang tua, kepada keluarga. Dan ketika aktivitas kantor kembali masuk maka pasti juga bersalaman dan bermaaf-maafan kepada teman kantor. Karena tentu orang-orang yang sering kita temui dalam aktivitas sehari-hari adalah teman kantor. Tapi ada satu orang yang perlu kamu mintakan maaf, biasanya orang ini sering terlupakan, siapa orang itu?

Orang tua biasanya menjadi yang pertama kita minta maaf, lalu tante, om, pakde, budhe dan seterusnya. Kemudian ketika masuk kantor baru teman-teman kantor. Kalau hari ini anda baru masuk kantor pasti disibukkan dengan aktivitas bersalam-salaman, sama seperti aktivitas saya pagi tadi kantor dan siang ini dikampus, bersalam-salaman saling minta maaf. Seharusnya sebelum kita bermaaf-maafan keluar diri, maka harus dimulai dulu untuk bermaaf-maafan dengan yang ada dalam diri kita. Bermaafan dengan dalam diri itu maksudnya kita bermaafan dengan tubuh kita sendiri, karena pihak yang selalu bersama kita, yang selalu menemani kita sepanjang hari, sepanjang waktu adalah diri kita, tubuh kita. Bahkan yang paling sering kita sakiti sebenarnya adalah tubuh kita, coba anda renungkan berapa kali anda tidak memberikan waktu istirahat kepada tubuh anda? berapa kali anda membiarkan tubuh anda membawa beban berat? seberapa sering anda tidak memberikan kasih sayang kepada tubuh anda sendiri?

Efek dari seseorang itu lupa bermaaf-maafan kepada dirinya sendiri adalah SAKIT, saya pernah menulis artikel di kekuatansugesti.com, tentang penyebab sakit itu adalah dari Pikiran kita sendiri. Baca juga artikel saya berikut ini ya:

Inilah Kalimat Sugesti yang Selalu Membuat Anda Sehat

Banyak orang lebih sibuk melakukan aktivitas keluar diri, sibuk silaturahmi kepada orang lain, bersalam-salaman kepada orang lain, tapi LUPA melakukan silaturahmi ke dalam diri, LUPA untuk bermaaf-maafan kepada diri kita sendiri. Makan Idul Fitri yang sesungguhnya adalah semakin mengenal diri, semakin bisa mengelola diri dengan baik, sehingga bisa mengarahkan diri untuk kebaikan hidupnya. Coba sekarang anda sibuk untuk bersilaturahmi kepada diri anda sendiri, luangkan waktu untuk bermaaf-maafan kepada diri anda sendiri, rasakan kedekatan kepada diri anda sendiri sehingga diri anda bisa anda kendalikan dengan sebaik-baiknya, dan tentu ujung akhirnya adalah hidup anda bisa anda kendalikan dengan sebaik mungkin.

Di kelas AMC, dalam materi “sahabat virtual” di sesi akhir saya memberikan materi tentang menyayangi diri, memaafkan diri. Karena tujuan saya membuat kelas AMC untuk mengembalikan lagi kesadaran manusia terhadap dirinya, terhadap pikirannya. Karena banyak orang yang bicara Pikiran, bicara tentang pengendalian diri tapi sesungguhnya tidak paham tentang ilmu pikiran dan pengendalian diri yang sesungguhnya.

Bermaaf-maafanlah kepada dirimu dulu, luangkan waktu sejenak setelah membaca tulisan ini kemudian katakan kepada dirimu.

“Wahai tubuhku, diriku yang baik. Maafkan aku ya kalau selama ini sering berbuat salah kepadamu, sering menyakitimu, aku juga maafkan kamu. Kita saling bermaafan ya untuk hidup yang lebih indah”

Selain ayah dan ibu, maka menjadi sebuah kewajiban bagi kita untuk bermaaf-maafan kepada diri kita sendiri. Salah satu perintah Tuhan kepada kita adalah menjaga diri kita sebaik mungkin.

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…………….(at-Tahrîm/66:6)

Satu tanggapan untuk “Ada Satu Orang Selain Ayah Ibumu yang Wajib kamu Mintakan Maaf Selepas Idul Fitri, Siapa dia?”

  1. Mkasih .Bp.Firman atas Articel ini..moga menambah wawasan luas ttg Ilmu Relegi ini dalam pemikiran saya….salam subuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.