Inspirasi, motivasi

Kesuksesanmu Bukan Ditentukan Oleh Kerja Kerasmu, Tapi Tergantung PIKIRANMU

Hari pertama di tahun 2018, dan juga artikel pertama saya di tahun baru 2018 ini. Hari ini 1 Januari 2018, banyak orang menyebutnya peringatan tahun baru. Bagaimana liburan anda di momen pergantian tahun ini? Saya menghabiskan waktu dengan keluarga, bersama istri, putri tercinta, adik dan tentu kedua orang tua saya.

Saling memberikan energi baru untuk memulai lembaran baru yang lebih dahsyat dan sukses di tahun baru 2018 ini. Semua orang tentu ingin sukses dalam hidupnya, anda juga tentunya kan. Tapi, banyak juga orang yang belum menikmati kesuksesan dalam hidupnya, sudah bekerja keras dari pagi sampai tengah malam tapi tidak juga kunjung menikmati yang namanya sukses. Padahal sudah bekerja keras, apa yang keliru?

Jawaban yang umum sering orang katakan, “ini sudah nasibku, sudah takdir Tuhan”, dan menurut saya ini jawaban yang sangat keliru. Jangan terburu menyalahkan nasib dan takdir Tuhan ketika dirimu sudah kerja keras lantas tidak menikmati hidup yang sukses, karena kesuksesan seseorang itu bukan ditentukan seberapa keras dia bekerja tapi sepenuhnya tergantung dari Pikirannya sendiri. Memang sih, banyak buku, banyak video, banyak motivator, bahkan banyak seminar dan pengajaran dari kecil yang sudah mendoktrin anda dan banyak orang Indonesia lainnya bahwa “tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras”, Iya kan?.

Anda baca juga artikel ini : Kunci Sukses Kaya itu ada di Pikiran

Dulu saya pun setuju dengan doktrin tersebut, tapi ketika tahun 2008 di kantor perusahaan satelit tempat saya pertama kali bekerja sehabis lulus dari STTTelkom, saya tersadarkan saat ngoprek sebuah server jaringan, seolah ada “suara batin” yang berbisik. “kamu itu yang diutek-utek (baca:diprogram) kok server aja, pikiranmu tuh kamu program”.¬†Saya merenung waktu itu, dan saya berpikir benar juga ya, kenapa tidak saya program saja pikiran saya, kan sama aja dengan saya men-setting server. Salah satu yang saya program saat itu adalah, melepas doktrin bahwa sukses itu hasil bekerja keras. Dan benar, pekerjaan saya dikantor itu langsung menjadi santai, dan gaji juga naik. Wah seru juga ini, pikir saya waktu itu.

Saya terapkan kesadaran itu untuk saya bisa melanjutkan kuliah s2 Teknik Elektro di ITS, dan bisa juga sukses lulus dengan santai. Bahkan dulu waktu ujian, baik itu UTS maupun UAS sampai ujian thesis saya tidak belajar, tapi nilai selalu bagus. Padahal, sudah rahasia umum kuliah di Teknik Elektro ITS itu bukan kuliah sembarangan. Setelah saya terapkan kesadaran itu di berbagai bidang kehidupan saya, maka saya pun berani menyimpulkan bahwa memang bukan kerja kerasnya yang menentukan kesuksesan seseorang, tapi program di Pikirannya.

Tadi siang, ada seorang teman SMP saya yang menelepon saya, “fir, kamu gila sekarang, sudah bagus hidupmu. Mobilmu baru itu ya, aku lihat di facebook, aku mau dong diajari biar ketularan. Aku sudah kerja keras, berangkat pagi pulang malam, sampai lembur-lembur tapi rumah aja belum punya, eh kamu malah mobil sudah keren rumah juga sudah”. Saya jawab “ah, masih baru mulai kok ini, main kesini, dan kamu jangan berpikir bahwa kamu bisa sukses karena kerja kerasmu, pikiranmu yang perlu ditata dengan benar dulu”. Dia jawab lagi “oh gitu ya fir, oke lah nanti kita janjian”.

Kalau anda berpikir kerja keraslah yang menentukan kesuksesan seseorang, maka anda masih ikut pola pikir jaman penjajahan, ingat kan dulu bangsa kita disuruh kerja paksa oleh penjajah, disuruh kerja keras oleh penjajah baru dikasih makan dan upah. Artinya, kalau anda masih menganut doktrin tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras itu berarti anda masih terjajah, belum merdeka. Padahal seharusnya setiap orang bebas untuk mendoktrin dirinya sendiri, setiap orang memiliki hak penuh untuk memprogram sendiri pikirannya. Maka dari itu, anda harus cerdas dalam memilih bacaan, dalam menonton video-video, mendengar motivasi, jika masih ada ungkapan, “kesuksesan harus bekerja keras” maka itu masih pola pikir menjajah sebenarnya.

Maka jadikan tahun yang baru ini, di 2018 untuk segera lepas dari semua hal itu, semua orang memang sudah seharusnya memahami dengan benar bagaimana mengelola sendiri pikirannya, termasuk anda. Yuk sadar dengan sepenuhnya tentang rumus kesuksesan, bahwa kesuksesanmu itu sepenuhnya tergantung dari Pikiranmu sendiri.

Artikel ini boleh dibagikan dengan tetap menyertakan link sumbernya. Untuk informasi dan Registrasi kelas AMC silahkan hubungi mbak ita di 081.2306.33.464

Iklan

2 tanggapan untuk “Kesuksesanmu Bukan Ditentukan Oleh Kerja Kerasmu, Tapi Tergantung PIKIRANMU”

  1. jadi kalo begitu SEMUA yang kita perlukan untuk sukses sebenarnya sudah ada dalam diri kita ya pak? entah itu modal,ilmu,relasi,skill..tinggal bagaimana caranya kita untuk megeluarkan itu semua dari dalam diri kita..yg terpikir dikita kalo bicara modal,maka yg terbayang modal besar..punya sendiri..padahal kan bisa modal berapapun yg ada…modal dari orang lain pun bisa..itu yg mesti ada dalam pikiran kita ya pak?..begitukah pak? atau bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s