Inspirasi, Spiritual

Jangan Sekedar “Ngomong” Bertakwa kepada ALLAH, Jika Belum Memahami Hal Ini

Dalam menjalani kehidupan ini sebenarnya sudah ada “aturan-aturan” yang sudah ALLAH buatkan untuk semua manusia, jika aturan-aturan itu dikerjakan dengan baik dan benar maka pasti manusia mendapatkan kebaikan dan kemudahan dalam hidup ini.

Aturan-aturan ini adalah aturan dalam menggunakan diri manusia itu, misalnya kaki itu untuk berjalan, tangan itu untuk memegang, dan Pikiran untuk berpikir. Jika tangan dipakai untuk berjalan tentu melanggar aturan dan pasti tidak nyaman dalam memakainya kan, semua pasti harus dijalankan sesuai aturan-aturan yang memang semestinya. Menjalankan aturan ini dalam istilah Agama, disebut dengan Takwa. Tapi, banyak orang tidak memahami makna Takwa dengan benar dan utuh, kebanyakan hanya sekedar ngomong saja.

Analoginya gini deh,seperti kejadian tadi malam, saya ingin membuka kursi baris kedua di mobil pajero sport saya, karena masih baru seminggu saya pegang maka saya belum paham benar bagaimana aturan dalam mobil ini. Saya cari-cari dimana tuas untuk menggerakkan kursi baris kedua, kalau dimobil saya yang terios tuasnya ada di samping kursi. Ternyata aturan di pajero sport ini lain, setelah hampir 20 menit mencari akhirnya ketemu juga tuas untuk menggerakkan kursi baris kedua itu ada di dekat sandaran kepala. Nah, dalam menggunakan mobil ada aturan-aturan yang wajib diketahui, dan ada juga larangan. Kalau saja saya menggerakkan kursi itu dengan tidak menggunakan tuas tadi maka sudah pasti kursi baris kedua itu rusak. Tapi, karena saya menggunakan tuas yang memang sudah dibuat pabrik untuk menggerakkan kursi maka ya kursi saya bisa terbuka dengan baik.

Seperti itulah sebenarnya makna dari TAKWA, mengerjakan aturan-aturan yang sudah ALLAH buat dalam diri manusia dengan baik dan menjauhi larangan-Nya. Semua manusia sebenarnya memiliki aturan-aturan yang sama dalam dirinya, begitu juga dengan hewan dan tumbuhan. Semua memiliki aturan-aturannya sendiri. Memahami aturan-aturan ALLAH dalam diri itu dilakukan dengan mengenali diri secara benar dan utuh. Kalau tidak mau mengenali diri dengan benar maka tentu tidak akan bisa menemukan aturan-aturan ALLAH dalam diri. Jika sudah memahami aturan-aturan ALLAH serta menjalankan aturan-aturan itu tentu hidup manusia itu selalu baik dan penuh keberlimpahan rejeki dari arah manapun juga. Seperti ayat berikut ini.

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath Tholaq: 2-3)

Mengatakan “Bertakwa kepada ALLAH” bukan hanya sekedar omongan saja, tapi dengan memahami makna TAKWA dengan sebenar-benarnya TAKWA. Mengenali diri dimulai dengan mengenali PIKIRAN, ALLAH sudah memberikan Pikiran kepada kita sebagai manusia, maka sudah sewajibnya untuk mengenali bagaimana Pikiran itu bekerja dengan benar. Memahami aturan-aturan tentang mengenali, mengontrol dan memaksimalkan Pikiran secara benar adalah bentuk dari TAKWA kita kepada ALLAH. Dengan menggunakan Pikiran secara benar maka pasti hidup manusia itu penuh kebaikan. Karena kunci utama kebaikan hidup manusia berasal dari Pikiran yang baik. 

Jadi, jangan dulu sibuk berbicara “TAKWA” jika dirimu belum mau menggunakan Pikiran secara benar dan utuh. Karena nanti takwamu itu hanya sekedar menjadi pemanis bibir saja, tidak memiliki dampak kebaikan kedalam hidupmu. Bertakwa kepada ALLAH itu haruslah mengenali diri dengan benar, mengenali aturan-aturan ALLAH dalam diri ini dan mengerjakan aturan-aturan itu supaya bisa menggunakan dirimu untuk menciptakan kebaikan dan kesuksesan dalam hidup di dunia dan di akhirat.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s