Inspirasi

Perbaiki dulu Hubunganmu dengan “Sosok Ini”, supaya Hidupmu Selalu dalam Kebaikan

Dalam hal membangun hubungan atau istilah kerennya adalah relasi (relationship), seringkali diartikan membangun hubungan antar manusia. Hampir semua orang mendahulukan bagaimana caranya membangun relasi dengan orang lain, bahkan banyak buku yang menjelaskan pentingnya membangun sebuah relasi  kepada orang banyak.

Padahal sebenarnya percuma saja lho kita sibuk mencari relasi kesana-kemari, kalau bahasa bisnisnya adalah membangun networking, percuma membangun relasi dengan orang lain tapi ada relasi yang kita lupakan. Sibuk membangun hubungan bisnis dengan banyak orang, tapi lupa membangun hubungan dengan sosok yang sudah dekat dengan kita. Sosok yang setiap hari anda temui, anda sering lihat di cermin, tapi sepertinya tidak anda kenal dengan benar.

Ayo siapa sosok itu? Sosok yang sebenarnya setiap saat selalu bersama anda, yang menemani kemanapun anda pergi sejak awal anda menikmati indahnya dunia sampai detik ini Sosok itu adalah DIRIMU sendiri. Yup, banyak orang tidak sadar dan mungkin tidak tahu bahwa hubungan yang harus baik dulu adalah hubungan dengan dirinya sendiri. Ketika hubunganmu dengan dirimu itu BAIK maka pasti kehidupanmu selalu baik. Kenapa saya menuliskan artikel ini, karena disela-sela perjalanan saya ke bandung hari ini untuk memberikan kelas AMC, saya sambil membalas email yang masuk, “mas firman, saya merasa menyesal dengan masa lalu saya, saya merasa sekarang tidak bisa apa-apa, saya down, apa yang harus saya lakukan”. Mungkin ada sebagian dari anda yang memiliki pertanyaan yang sama seperti itu ya. 

Anda bisa juga baca artikel berikut ini ya: Rumus sederhana ini Terbukti sebagai Solusi Mengelola Masa Lalu

Hubungan dengan diri yang baik tentu harus dimulai dengan mengenal diri dengan baik juga, mustahil anda bisa membangun hubungan baik dengan orang lain jika belum mengenalnya. Istiahnya “tak kenal maka tak sayang”, hal ini seharusnya diterapkan dulu kepada diri kita, mengenali dulu diri dengan benar, Perhatikan dirimu, coba sekarang berdiri didepan cermin, perhatikan seperti apa dirimu, ada apa di dirimu, perhatikan dari atas sampai ke bawah, Sudahkah anda mengenal betul bagian-bagian diri anda itu? Terutama bagian teratas dari diri anda, apa itu? Kepala dan isinya. Isi dari kepala adalah Pikiran. Sudahkah anda mengenali apa itu Pikiran.

Banyak orang mungkin tidak pernah mengenali dirinya, banyak orang sibuk hanya berkenalan dengan orang lain, sibuk membangun relasi, menjalin hubungan dengan orang lain. Tapi lupa menjalin hubungan dengan dirinya sendiri, tapi lupa berkenalan dengan dirinya sendiri. Ketika hubungan dengan diri sendiri tidak terbangun dengan baik maka yang ada pasti ketidaknyamanan dalam hidup, kesusahan dalam hidup, kondisi yang negatif. Sebenarnya semua situasi yang tidak nyaman dalam diri manusia itu adalah akibat dari tidak harmonisnya hubungannya dengan dirinya. Mengenali diri dan membangun hubungan diri itu sangat penting karena disitulah kita bisa mengenali Tuhan.`

Perbaiki dulu hubunganmu dengan dirimu, harmoniskan dulu dengan dirimu. Ketika KAMU dan DIRIMU sudah terciptan relasi atau hubungan yang harmonis, hubungan yang baik maka PASTI kehidupanmu juga semakin baik dan hanya kebaikan yang menyelimuti kehidupanmu. Dan semua itu baru bisa dilakukan kalau kamu mau mengenali dirimu dengan benar dan utuh, khususnya mengenali pikiranmu, karena Pikiranmu yang menjadi pusat harmonisasi dalam dirimu dan kehidupanmu. “Barang siapa mengenal dirinya dengan benar maka PASTI mengenal TUHANnya yang sesungguhnya”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.