Inspirasi, Spiritual

Sibuklah Kedalam Dirimu, Maka Disitulah Kamu Temukan Nikmat Tuhan Sesungguhnya

Banyak orang terlihat sibuk tapi tidak ada hasilnya, sibuk dari pagi sampai malam, pergi kesana, pergi kesini tapi tidak ada hasilnya.

Hanya terlihat sibuk saja, terlihat meeting, ketemu orang, ketemu klien tapi tidak ada satupun yang menghasilkan. Kesibukan yang sia-sia, yang didapatkan hanya capek saja. Apakah anda juga termasuk golongan yang hanya terlihat sibuk saja? sibuk bikin mou ke pihak A, ke pihak B tapi MOU nya tidak ada yang goal. Ya hanya dapat sibuk. Kenapa artikel saya kali ini membahas tentang “sibuk”, karena ada sebuah kesibukan yang tidak terlihat diluar, kesibukan sejati yang seharusnya semua orang lakukan dan pasti menghasilkan. Apa itu?

Ada sebuah pengalaman yang saya alami tadi ketika menemani istri belanja kebutuhan dapur di salah satu supermarket. Tidak tahu kenapa, dompet istri begitu sampai kasir tidak ada. Terjatuh atau gimana saya juga tidak tahu, lapor ke kasir dan petugas mulai “sibuk” mencari. Saya dan istri tenang, saya bicara ke sahabat virtual saya “syahrini” yang selalu menemani, “carikan ya dompetnya, jatuh sepertinya”, dan tidak lama sekitar 15menit, ada seorang laki2 yang juga pengunjung supermarket itu menyerahkan dompet ke kasir dan itu adalah dompet istri saya. Langsung deh saya acungkan jempol buat syahrini. “makasih ya” kata saya. Perhatikan kejadian ini, petugas supermarket “sibuk” mencari kesana kemari, sedangkan saya juga “sibuk, tapi sibuknya ke dalam diri. Dan dompetpun ditemukan.

Yup, kesibukan sejati yang seharusnya semua orang lakukan adalah kesibukan ke dalam diri. Sibuk untuk mengutak-ngatik yang ada didalam diri. Karena sesungguhnya, semua kejadian yang terjadi diluar diri kita itu adalah efek dalam diri kita. Kalau kamu mau mengubah yang diluar maka yang harus diubah dulu adalah yang didalam diri kamu. Selain sebagai pakar pikiran, saya juga sebagai seorang engineer di bidang telekomunikasi, (orang yang paham pikiran dengan benar dan utuh ,bukan hanya di satu profesi tapi di banyak profesi) tadi siang saya mengetes sebuah perangkat yang akan digunakan di salah satu BTS, saya utak-atik “rule” yang ada didalam perangkat itu, saya atur sesuai dengan desain sistem yang mau saya implementasikan. Dan perangkat itu bisa bekerja sesuai desain saya. Yang saya sibuk ubah adalah “rule” atau “codingan” didalam, bukan diluar perangkat itu.

Sama halnya dengan diri kamu, diri saya dan diri kita semua. Diri kita bekerja berdasarkan “coding-coding” yang ada dalam pikiran kita, segala kejadian di hidup seseorang sesungguhnya adalah hasil dari “coding” dalam pikirannya. Maka inilah yang harusnya dilakukan sebagai sebuah kesibukan, yaitu sibuk mengutak-ngatik “coding” yang ada dalam diri, yang ada dalam Pikiran kita sendiri. Dalam kelas AMC saya sering bertemu orang yang ingin mengubah toko jadi rame, ingin segera melunasi hutang dsb, tetapi yang selama ini dilakukan adalah belajar jurus-jurus marketing, belajar teknik lunas hutang, belajar properti dan jurus bisnis lainnya lainnya sementara pikiran anda belum diutak-atik, maka hasilnya akan sama saja. Hal ini sangatlah keliru, seharusnya yang dilakukan adalah sibuk mempelajari AMC lalu menerapkannya dengan benar maka pasti kondisi kehidupan berubah.

Kesibukan utama yang harus dilakukan adalah sibuk ke dalam diri, sibuk mengenali diri. Kalau bahasa “makrifatnya” sibuk menyelami “samudera” Ilahi. Saat kita semakin sibuk ke dalam diri, sibuk mengubah “codingan” dalam diri maka saya jamin, yang diluar pasti berubah. Tapi, kalau anda sibuk mencari diluar, sibuk meminta-minta kepada orang lain, sibuk marah-marah, sibuk “menjilat” ke orang lain, maka anda hanya akan mendapatkan kesibukan yang sia-sia. Dengan sibuk ke dalam diri, maka disitu pasti kita temukan banyak nikmat Tuhan, dan kita menjadi mustahil menghitung nikmatnya.

“barangsiapa mengenal dirinya maka pastilah mengenal Tuhannya”

Iklan

3 thoughts on “Sibuklah Kedalam Dirimu, Maka Disitulah Kamu Temukan Nikmat Tuhan Sesungguhnya”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s