Ternyata Keajaiban Keajaiban Dalam Hidup Itu, Ada Rumus dan Logikanya

keajaiban-pikiranThe Miracle, dalam bahasa Indonesianya adalah “keajaiban”. Banyak orang mengharapkan keajaiban, kita harus tahu dulu apa sih arti dari kata keajaiban. Saya merujuk ke kamus besar bahasa Indonesia, kata ajaib itu artinya adalah ganjil dan aneh,tidak biasa, sehingga arti dari kata keajaiban maka berarti keganjilan dan keanehan. Lalu bagaimana dengan keajaiban hidup? Sesuatu yang dianggap aneh dan tidak biasa dalam hidup, sering dianggap sebuah keajaiban, ada seorang peserta AMC yang saya tanya diawal kelas “mas firman, hidup saya biasa saja, saya ingin ada keajaiban, misalnya semuanya menjadi mudah”. Apakah seperti itu juga definisi keajaiban hidup bagi anda?

oh ya, saya teringat ada seseorang melalui akun facebook saya yang mengatakan bahwa “pak firman, keajaiban itu kan sesuatu yang diluar nalar dan diluar logika, lalu kenapa pak firman dalam status-statusnya menuliskan bahwa semua ada logikanya”. Nah disini menariknya, ketika mendefinisikan bahwa keajaiban itu diluar logika, diluar nalar. Lantas bagaimana bisa dilakukan berulang-ulang jika tidak ada logikanya. Pemahaman tentang “logika” yang sepertinya keliru dan perlu dipahami. Sebagai seorang praktisi IT dan dosen informatika, saya memahami bahwa “logika” itu artinya adalah sebuah aturan dalam membangun program atau software. Sama juga dengan logika pikiran, itu adalah aturan-aturan yang ada dalam pikiran kita. Misalnya : logika pikiran anda menganggap bahwa “makan siang jam 12”, maka pasti ketika jam 12 anda otomatis sibuk mencari makan karena tubuh anda sudah memberikan sinyal untuk makan yaitu dengan “rasa lapar”. Coba kalau dari pagi sudah diniatkan puasa, jam 12 pasti biasa saja.

dapat-uang-ajaib

Memahami pikiran sama dengan memahami software dan perangkat IT, sehingga sering saya mengatakan dikelas AMC “kalau ada orang belum memahami tentang software engineering dan IT lalu bicara tentang Pikiran maka pasti pemahamannya salah-salah dan kebanyakan ngawur” . Tentu anda juga sering membaca, mendengar banyak orang bicara dan menulis bahwa untuk mendapatkan keajaiban hidup haruslah melepas logika, karena keajaiban itu tidak ada logikanya. Ini lucu, melepas logika, apanya yang dilepas? hehe.

bukti-keajaiban-pikiran

Baca juga artikel ini :Kenapa Harus Melepaskan Logika, apa Yang Salah ?

Tujuan saya membuat AMC adalah untuk mengembalikan kembali kepada pemahaman yang sebenarnya tentang PIKIRAN, sehingga dengan memahami PIKIRAN yang benar dan utuh kita bisa menjadikan Keajaiban-keajaiban, keganjilan, keanehan dalam hidup terulangi dan terbiasa dalam hidup. Karena sudah ada rumusnya, sudah ada logikanya maka kita bisa mengulanginya lagi. Bagi anda yang belum memahami AMC, pasti peristiwa-peristiwa yang dialami oleh mereka yang sudah memahami AMC dianggap tidak masuk akal, tapi sebenarnya itu sangat logis. Tadi malam, sehabis kelas reguler Bandung, saya bertemu dengan seorang perempuan ,alumni AMC dari purwokerto, yang datang ke bandung untuk menghadiri acara “kopi darat (kopdar) alumni AMC”.

cara-membuat-keajaiban-hidup

Dia cerita, “mas firman, diawal tahun saya berdoa dengan rumus AMC bahwa saya mau menikah, eh tidak sampai 30 menit ada telepon masuk ke saya dari seorang teman pria yang ngajakin nikah, ajaib mas, saya sampai geleng-geleng” . Saya bilang ke mbak ini “ya itulah sesungguhnya manusia mbak, setelah memahami diri dengan benar dan utuh maka terjadi keajaiban. Karena sebenarnya mbak , terbentuknya diri kita sebagai manusia ini adalah sebuah keajaiban TUHAN yang sejati, kalau kita tidak mengenali diri dengan benar maka tentu tidak akan bisa menikmati keajaiban-keajaiban itu” mbak ini tersenyum sambil mengangguk-ngangguk.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: