Ini Makna dari Kemerdekaan Yang Sebenarnya

arti-kemerdekaanMerdeka !!!, masih teringat ucapan penuh semangat dari inspektur upacara tadi pagi, upacara dalam memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke 71. Hari ini tepat tanggal 17 Agustus, sebuah tanggal yang dianggap sakral bagi kita bangsa Indonesia, tanggal kemerdekaan. Karena 71 tahun yang lalu, founding father kita, sukarno-hatta mendeklarasikan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia. Kita sering kali dengan mudah mengatakan “merdeka”, atau seharian tadi ditelevisi banyak iklan tentang kemerdekaan, banyak pejabat negara membuat pernyataan bahwa kita harus mengisi kemerdekaan ini dengan kerja nyata. Saya ingin mengajak anda yang membaca tulisan ini merenung dulu, memahami dengan benar apa sih makna merdeka itu, apakah hanya bebasnya wilayah kita dari pendudukan negara lain?

Seharian tadi setelah upacara, saya memberikan kelas platinum AMC keseorang pria yang salah satu aktivitasnya adalah uztad, hari ini adalah hari ketiga alias hari terakhir program platinum untuk pria ini. “bukan kebetulan saya bertepatan dengan tanggal 17 agustus ya pak firman, saya benar-benar menjadi manusia merdeka. Dan saya menyadari bahwa Allah itu sudah begitu baik dan penuh kesempurnaan mencipatakan manusia, ini saya ditelepon ibu diberi tahu kalau tambak ikan di gresik panen lagi, padahal tambak lain sedang paceklik eh ini tambak saya malah panen dua kali, ini makna merdeka ya pak firman” kata dia tadi menjelang selesainya kelas.

Kemerdekaan artinya adalah kebebasan, bahasa kerennya “freedom”, kebebasan dari apa dan kebebasan untuk apa? Kebebasan sebuah bangsa berasal dari kebebasan masing-masing individunya, kemerdekaan sebuah negara bermula dari kemerdekaan masing-masing warga negaranya. Kemerdekaan untuk bebas berpikir, bebas untuk menggunakan Pikirannya sendiri, bebas untuk menentukan kehidupannya sendiri. Kehidupan diri seseorang tergantung dari pikirannya, jika ingin menjadi pribadi yang merdeka maka seharusnya dimulai dari bebas berpikir, dimulai dari merdeka berpikir. Sejatinya kemerdekaan berpikir adalah kemerdekaan setiap manusia, kemerdekaan berpikir adalah hak asasi manusia. Setiap manusia baru benar dianggap sebagai manusia kalau sudah berpikir dengan benar.

bentuk-penjajahan

Kalau dulu penjajahan identik dengan fisik dan wilayah, maka sebenarnya ada bentuk penjajahan yang lebih “bahaya” daripada penjajahan fisik atau wilayah yaitu penjajahan pikiran, Penjajahan pikiran terjadi melalui berbagai media, berbagai informasi yang menjadi sugesti masuk ke pikiran kita. Memang Indonesia sudah merdeka, sudah sejak 71 tahun yang lalu dikatakan merdeka, sudah selama 71 tahun dikatakan bebas penjajahan secara fisik dan wilayah. Tetapi apakah sudah benar-benar merdeka dari penjajahan pikiran? Anda bisa menjawabnya dengan melihat kenyataan di diri anda sendiri. Kalau anda belum bisa mengenali pikiran dengan benar, anda belum bisa menggunakan pikiran dengan maksimal dan anda masih takut untuk mengubah “logika” pikiran anda maka itu sebenarnya diri anda belum merdeka, diri anda masih terjajah.

71-tahun-indonesia-merdeka

Saatnya di peringatan 71 tahun kemerdekaan Indonesia, maka kita benar-benar menjadikan diri kita sendiri untuk merdeka berpikir, untuk berani bebas berpikir, untuk benar-benar lepas dan penjajahan pikiran. Kalau para pejuang dulu sudah berani bebas berpikir untuk membebaskan negeri ini dari penjajahan fisik dan wilayah maka saatnya kita “memproklamasikan” diri untuk berani menggunakan Pikiran seutuhnya, untuk berani bebas dalam mengatur Pikiran kita, sehingga ujungnya bebas menentukan kehidupan kita.

Merdekalah dengan sebenar-benarnya merdeka, kita mulai dari diri sendiri, dan mulailah saat ini juga. Dirgahayu Indonesiaku, Jayalah Negeriku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: