Bukan Jenis Bisnisnya atau Pekerjaannya yang Harus Diubah, Tapi Inilah Yang Perlu Diubah Untuk Memperbaiki Hidup Kita

bisnis-suksesKetika saya membuka akun bbm (blackberry messenger) saya membaca sebuah broadcast yang berisikan penawaran menjadi member di sebuah bisnis jaringan, bukan isi penawarannya yang membuat saya menarik melihatnya tapi pengirimnya. Saya hafal sekali nama akun ini, sering membroadcast tentang penawaran bisnis jaringan yang berganti-ganti. “apa dia menjadi membernya semua ya, atau berganti-ganti” tanya saya dalam hati. Eh tiba-tiba “syahrini” nyletuk : biasa mas, galau itu. Melihat temannya gabung bisnis A, ikut bisnis A. Melihat temannya gabung bisnis B, maka ikut juga bisnis B, padahal ya sama aja jenis bisnisnya ya itu-itu aja. 

Banyak orang mengalami kegalauan yang sama dengan akun bbm tadi, sepertinya anda juga ya? hehe. Melihat teman anda bergabung di bisnis A, andapun tertarik juga dengan bisnis A. Lalu melihat teman yang satunya bergabung di bisnis B, maka anda juga tertarik dengan bisnis B. Eh, anda melihat ada orang lain menjalankan bisnis C maka anda pun latah ikut bisnis C. Sementara hasilnya tidak ada, malah uang anda habis untuk pendaftaran saja. Lalu kemudian anda mengeluh “sepertinya saya tidak cocok di bisnis ini”. Nah, kondisi seperti inilah yang sebenarnya perlu diubah, kondisi latah berganti-ganti bisnis, kondisi latah berganti pekerjaan, hanya karena melihat orang lain lebih baik ketika menjalankannya. Seharusnya bukan bisnisnya yang anda ubah, bukan pula pekerjannya. Tapi yang perlu anda ubah adalah “pikiran” anda.

Karena yang membuat seseorang itu mendapat penghasilan besar, yang membuat seseorang itu mendapatkan kesuksesan bukan karena jenis bisnisnya, bukan pula karena pekerjaannya tapi dari “pikirannya”. Coba perhatikan, ada orang penjual sate madura yang punya rumah bagus, ada penjual nasi bebek yang bisa umroh setiap tahun. Tapi ada juga pebisnis properti yang gagal, bahkan banyak juga profesi dokter, orang2 teknik yang hidupnya kurang baik. Bahkan anda mungkin pernah membaca berita kalau ada pengemis dijakarta yang penghasilannya jutaan rupiah kan.

kekuatan-pikiran-untuk-bisnis

Kemarin, saya ada seorang ibu rumah tangga yang mengambil kelas privat AMC di surabaya. Ibu ini bercerita bahwa ingin memiliki bisnis tapi sering mengalami kegagalan, ingin membuka warung mie jogja tapi merasa ada saja penghalangnya. Ketika dikelas kemarin, ibu ini “tersadarkan” bahwa memang banyak “program di pikiran” nya yang sebenarnya tidak mau uang, kalau menurut dia “gellem duwek tapi isin yo mas” (mau uang tapi malu-malu). Maka jadinya Tuhan juga menjadikan malu-malu terhadap uang itu. Apakah hanya satu orang itu saja yang seperti ibu ini, TIDAK, hampir semua orang yang saya temui dikelas AMC baik itu reguler maupun privat memiliki “masalah” yang sama. Yaitu malu-malu dengan uang, bahkan tidak suka dengan uang.

bukti-amc-berhasil

Tujuan saya membuat kelas AMC memang untuk menjadikan panduan bagi setiap manusia yang memiliki pikiran  supaya bisa mengenali, mengontrol dan memaksimalkannya dengan benar. Sehingga sebenarnya tidak ada istilah “saya tidak cocok dibisnis A, atau saya cocoknya dibisnis B” (jadi ingat ramalan ya hehe). Karena pada dasarnya semua jenis bisnis bagus, semua profesi bagus tergantung dari Pikiran masing-masing pelakunya. Kalau memang Pikirannya ingin menikmati keberhasilan, menikmati kesuksesan maka pasti  terjadi keberhasilan dan kesuksesan itu. Sehingga sesuai judul artikel ini, yang harus diubah adalah program Pikiran anda. Kenali Pikiran anda dengan benar dan utuh supaya memahami program-program pikiran mana yang perlu diubah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: