Inilah Yang Harus Dilakukan Supaya Anda bisa Mengendalikan Pikiran Sendiri

cara-mengendalikan-pikiranMengendalikan pikiran, judul tulisan saya kali ini berdasarkan pertanyaan seseorang melalui akun whatsapp saya sore tadi. “mas firman, saya merasa sering gelisah sendiri dan takut sehabis sembuh dari sakit saya, itu kenapa ya?”, lalu saya jawab, “iya itu karena pikiran anda yang memikirkan gelisah dan ketakutan”. “lalu saya harus bagaimana supaya bisa mengendalikannya mas firman? apakah saya perlu terapi?” tanyanya lagi. Ya saya jawab “tidak butuh terapi, tapi butuh belajar AMC supaya bisa tahu caranya mengontrol pikiran”. Membahas tentang mengontrol dan mengendalikan, saya ingat kejadian siang tadi dikantor saya yang telekom, sehabis pagi saya dari kampus, “pak firman, ini screen monitoringnya tadi saya pencet tombol yang ini jadi blue screen” kata seorang staf saya. Sambil senyum saya jawab “ayo, gimana itu, kok malah jadi ilang semua routing-routingnya”. Kenapa itu terjadi?

Setelah saya cek ternyata salah menekan tombol, untungnya server yang dia pegang itu sudah on mode autosavenya. Karena salah menekan akhirnya muncul blue screen, kenapa bisa salah menekan tombol? karena tidak tahu, karena tidak mengenali dengan benar fungsi dari server itu. Karena tidak mengenali dengan benar akhirnya tidak bisa mengontrol. Nah, saya suruh pelajari lagi buku petunjuknya supaya paham menggunakannya. Apa hubungannya dengan pikiran kita. Sama saja dengan server tadi, pikiran kita, tangan kita, kaki kita adalah bagian dari tubuh kita. Semua organ yang ada dalam tubuh kita adalah “alat” yang sudah Tuhan pasangkan kepada diri kita, karena sebagai alat maka perlu dipelajari, perlu dikenali dengan benar fungsinya.

bukti-kekuatan-pikiran-amc

Sama juga dengan handphone anda, kalau anda belum tahu dimana menu sms apakah bisa kirim sms? kalau anda belum tahu dimana menu untuk mengambil gambar apakah bisa mengambil gambar? Ketika anda ingin mengirimkan sms tapi tidak tahu caranya sms, maka solusinya anda bisa mencari orang yang sudah tahu caranya sms, lalu minta tolong ke orang itu untuk dikirimkan sms. Tapi, kalau anda minta tolong terus, bisa saja anda dikerjain oleh orang yang lebih tahu itu, anda pun jadi ketergantungan kepada orang itu. Benar kan? karena anda tidak tahu caranya. Coba kalau anda tahu caranya, tentu anda bisa sms-an sendiri kan dengan bebas.

kunci-bahagia-hidup-dunia

Nah, inilah yang banyak terjadi dikehidupan kita saat ini. Hampir semua terapis, trainer, motivator, orang yang “mengaku” pinter membuat orang lain tergantung kepada dirinya, seakan-akan merekalah yang bisa mengendalikan diri para “pasiennya”, padahal sejatinya masing-masing kitalah yang memiliki hak penuh terhadap diri kita sendiri. Asal kita tahu caranya, asal kita paham betul “manual book” dari diri kita. Diri kita, sumber penggeraknya ada di Pikiran, sehingga pikiranlah yang harus terlebih dulu kita pahami bagaimana cara menggunakannya yang benar. Karena itulah saya membuat AMC sebagai satu-satunya panduan yang mudah dan efektif untuk mengenali, mengontrol dan memaksimalkan pikiran. Lalu kalau sudah paham cara mengendalikan pikiran, apakah masih butuh diterapi? ya sama dengan tadi, kalau anda sudah tahu caranya mengirim sms sendiri, apakah masih perlu minta bantuan orang lain untuk mengirimkan sms kepada orang lain?

ilmu-pikiran-benar

Dengan mengenali pikiran, paham bagaimana menggunakannya maka anda pasti dengan mudah mengendalikan pikiran anda. Ketika sudah mudah mengendalikan pikiran, maka artinya anda bisa mengendalikan kehidupan anda, karena kehidupan seseorang, kesuksesannya tergantung dari bagaimana pikirannya digunakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: