Inilah Cara Termudah dan Tercepat Untuk Mengenali Tuhan

cara-mengenal-tuhan“bos, sekali-kali nulis tentang ketuhanan, nulis tentang spiritual gitu biar ngga disangka hanya ngurusin dunia aja sama orang-orang tuh”, celetuk salah satu malaikat pendampingku. Sehabis shalat isya, setelah putri kecilku tidur barulah waktunya membagikan isi pikiran saya kepada anda, membagikan ispirasi melalui blog ini. Celetuk dari salah satu malaikat saya tadi memang wajar, sebab bukan malaikat pendamping saya aja itu yang menyuruh menulis tentang ketuhanan dan spiritual, tetapi teman-teman alumni AMC juga. Banyak orang yang berkomentar di blog ini, mengirimkan sms ke saya, mengirimkan bbm yang seolah-olah menilai bahwa AMC itu hanya untuk urusan duniawi saja, tidak ada sisi spiritualnya, tidak ada ketuhanannya. Padahal, kalau anda sudah belajar dan memahami AMC dengan benar dan utuh maka disitulah kita bisa mengenali Tuhan dengan baik. “kok bisa?” pasti itu yang muncul di benak anda.

Saya ingin membawa anda ke dalam pola pikir yang simpel dan sederhana ya, perhatikan handphone anda sekarang. Bagaimana cara anda tahu siapa pembuat dari handphone anda itu? Tentu anda bisa menjawabnya, anda bisa langsung membuka baterainya dan biasanya ditempat baterai itu ada tertulis manufactured by, atau bahasa Indonesianya adalah “dibuat oleh”. Atau bisa anda cek di kotak handphone, juga pasti ada pabriknya, dibuku manualnya juga ada penjelasan tentang siapa pembuat dari handphone anda itu. Apa yang perlu anda lakukan sehingga mengetahui letak tulisan tentang pembuat handphone anda?

Yang perlu anda lakukan adalah membolak-balik handphone itu, mencari dengan teliti, berani mengenali dengan benar, sehingga anda tahu bahwa baterainya boleh dilepas, dan ketika sudah dilepas baterainya ternyata ditemukan darimana pabrik pembuat handphone anda itu, misalnya tertulis juga “made in…..”, sudah dapat diketahui siapa pembuat dari handphone anda itu, sudah dengan sangat mudah mengetahui siapa pencipta handphone anda itu. Untuk semua barang kita bisa melakukan hal yang sama untuk mencari siapa pembuat dari barang itu, pasti diberi label dibarangnya, asal kita mau mengenali barang itu dengan utuh dan dengan benar ya.

mengenal-tuhan

Yup, caranya dengan mengenali “sesuatu” itu dengan utuh dan benar maka pasti bisa menemukan siapa penciptanya. Sama halnya dengan diri kita, untuk mengenali siapa pencipta kita maka haruslah mengenali diri dengan utuh dan benar. Arti Utuh disini maksudnya adalah mengenali seluruhnya, bukan hanya mengenali rambutnya saja, bukan hanya mengenali kakinya saja. Lalu arti Benar disini adalah mengenalinya dengan cara yang benar, kalau mau mengenali diri maka harusnya yang dilihat adalah didalam diri bukan diluar. Kalau mengenali diri dengan cara mencari sesuatu diluar diri maka pasti salah, namanya mengenali diri itu ya tentunya dirinya yang harus di”oprek”.

Mengenali diri, mengenali dengan utuh dan benar. Mengenali diri bisa dimulai dengan mengenali pikiran, ketika mengenali cara kerja pikiran, kemudian menyadari bahwa pikiran adalah sumber kehidupan, semua bisa diatur, semua bisa kita kontrol, semua yang kita inginkan bisa terjadi maka disitulah semakin mengenali bahwa Tuhan itu memang ada, saya katakan “ada” karena kita “ada”. Ipad saya ini saja ada penciptanya, yang lebih hebat adalah penciptanya. Pencipta dari Ipad saya adalah manusia, maka jika dibandingan dengan Ipad saya maka manusia lebih canggih dan lebih hebat.  Hanya banyak orang belum menyadari kecanggihan dan kehebatan dirinya sendiri sebagai manusia.

jalan-tuhan-cepat

Ketika tadi siang sehabis shalat Jumat saya mendapat telepon dari seorang alumni kelas Platinum AMC yang berkata “mas firman, ternyata Tuhan itu begitu baik ya, begitu hebat ya, begitu sayang ya sama kita. Saya sadar benar sekarang siapa pencipta saya, Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang. Dengan menerapkan hukum-hukum AMC saya menemukan Tuhan yang sebenarnya mas, terima kasih banyak mas firman atas ilmunya selama 3 hari kemarin, saya semakin asik dengan pencipta saya”

Dengan memahami diri, dengan mengenali diri secara utuh dan benar maka disitulah kita mampu mengenali Tuhan yang sebenarnya Pencipta. Hmm, begitu mudahnya mengenali Tuhan itu tetapi banyak orang membuatnya menjadi susah, Sesuai hadis Nabi Muhammad SAW “Barangsiapa yang mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya, dan barangsiapa yang mengenal Tuhannya maka binasalah (fana) dirinya”

Satu Tanggapan

  1. […] Kami berdua “sharing dan diskusi” selama 3 hari itu, dan di hari ketiga beliau mengatakan “pantas ya mas, banyak orang sudah sibuk beribadah, sudah benar melakukan ajaran-ajaran agama, sudah siang malam melakukan ibadah tetapi masih belum merasa dekat dengan Tuhan, itu karena dia belum mengenali Tuhan dengan sebenar-benarnya”. Saya jawab, “wah mas sudah pinter sekarang ya hehe, sudah benar pemahamannya”. Memang benar dan itulah yang banyak terjadi di sekitar kita, banyak orang menganggap dirinya sudah sibuk beribadah tetapi dalam hatinya merasa kering, merasa jauh dari Tuhan, bahkan serasa hampa dalam menjalankan ajaran agamanya. Karena belum mengenali dengan utuh, belum mengenali Tuhan dengan sebenar-benarnya mengenali. Coba anda baca artikel saya tentang cara termudah dan tercepat mengenali Tuhan disini […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: