Kalau Bisa dengan Cara Cepat, Ya Pilih yang Cepat

cara-cepat-menguasai-pikiranHmm, sudah jam 11 malam ya pantas saja tadi jalanan menuju rumah saya sudah sepi hehe. Kalau diatas jam 10 malam gini jalanan surabaya rasanya milik sendiri, bisa cepat. Sehabis mandi dan shalat, karena sedang sendirian karena istri dan si cantik masih di rumah mertua maka membuka teman baru saya si “micky” (macbook). Oh, kenapa saya bisa sampai rumah jam sebelas malam, karena masih banyak kegiatan sehabis ke kampus sampai siang tadi, lalu ada meeting dengan vendor game untuk penjajakan kemitraan, kemudian ngurusi properti sampai malam dan beres deh. Coba kalau tadi sore saya sudah pulang, pasti dijalan macet dan jadinya lama, semua bukan kebetulan tapi kebenaran.

Ngomongin kata “cepat”, siapa sih yang mau urusannya lambat atau lama? pasti kita semua maunya cepat. Anda mau yang lama? . Ada sebagian orang yang memilih urusannya lama atau sengaja dibuat lama padahal bisa cepat, namanya mengulur waktu. Tadi siang, mata kuliah saya jadwalnya UAS, ketika memberikan soal saya katakan kepada mahasiswa saya, siapa yang bisa mengerjakan dengan cepat dan benar saya tambahkan nilainya dibandingkan dengan yang mengumpulkan sesuai durasi waktu UAS. Saya selalu mengatakan itu agar cepat selesai ujiannya dan saya juga tidak perlu lama-lama menunggu mereka, benar kan hehe. Tapi ada juga dosen lain yang lebih senang mengatakan “kerjakan pelan-pelan, waktunya masih lama”, ya silahkan saja. Berarti dia menerapakan pribahasa jawa “alon-alon asal kelakon”, “pelan-pelan asal selamat”

cara-cepat-belajar-pikiran

Saya jadi teringat pesan guru fisika saya saat SMA kelas 3 dulu, “kalau bisa cepat selamat, ya cepat aja. Sudah gak pas lagi kalau sekarang harus pelan, harus lama mengerjakan. Cepat selesai, cepat pulang, nilainya 100”. Waktu itu saya berpikir, iya juga ya, kenapa harus pelan-pelan kalau bisa cepat dan selamat. Cara yang cepat, iya seharusnya kita berpikir yang cepat dan selamat, setuju? hehe. Saat saya membuka pesan dari group whatsapp alumni AMC, teman-teman alumni sedang membahas bahwa materi AMC itu materi yang cepat menurut mereka, bahkan terlalu cepat. Karena di metode lain, dalam satu hari pelatihan yang diajarkan sama dengan 10menit di AMC. Saya hanya membalas pesan di group whatsapp itu dengan simbol senyuman.

bukti-amc-cepat

Kalau dibandingkan dengan program-program training lain, memang materi AMC itu sangat cepat. Bahkan kalau menurut teman-teman alumni yang sudah menjalani cara ritual berhari-hari bahkan berbulan-bulan pasti merasakan sekali kalau teknik-teknik AMC sangat cepat, sangat mudah dan sangat simpel tapi powerfull. Saya membuat metode AMC memang menggunakan pesan dari guru fisika saya tadi “kalau bisa cepat selamat, ya sudah pilih cepat saja”. Bahkan ada sebagian peserta yang “kaget” dengan cepat dan mudahnya teknik-teknik AMC dalam mengenali, mengontrol dan memaksimalkan Pikiran, kaget dengan kemudahan silahkan baca artikel saya disini

ilmu-cepat-sukses

Karena saya dari kecil suka dengan menghitung, suka dengan fisika begitu juga kuliah saya s1 dan s2 di teknik, maka terbiasa dengan teorema phytagoras, tentu ada juga tahu kan apa teorema itu. Kalau kita mengambil makna dari teorema phytagoras itu maka sebenarnya dalam kehidupan ini ada jalan yang dibuat belok-belok, lama sampainya. Tapi bisa juga dibuat jalan yang lurus dan cepat. Dalam sebuah segitiga ada tiga titik A, B dan C. Jalan dari A menuju C pada mulanya butuh jalan yang lama melalui B, tetapi ternyata bisa juga ditarik garis lurus saja dari A langsung ke C, sampai kan. Banyak ilmu pengembangan diri yang dibuat berbelit-belit, dibuat dengan proses yang lama, dengan jalan yang panjang padahal bisa dibuat cepat. Kalau bisa dengan jalan yang cepat ya sudah pilih yang cepat saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: