Pentingnya Kesadaran atas Kemampuan diri Sebagai Manusia

cara-belajar-ilmu-hitamKetika anda membaca tulisan ini, saya ingin bertanya kepada anda. Apakah anda sadar bahwa diri anda adalah manusia? mungkin anda menganggap pertanyaan saya ini sepele dan becanda, tapi saya bertanya seperti ini dengan serius lho, kalau anda menjawab anda sadar bahwa diri anda manusia maka tentu anda harusnya mengenali semua fungsi diri anda sebagai manusia, anda mengenali semua kemampuan anda sebagai manusia. Ketika anda mengatakan menyadari diri sebagai manusia maka tentu seharusnya yang ada hanya rasa percaya diri saja, bukan lagi minder atau merasa rendah diri terhadap orang lain. Oh iya, bukankah manusia itu dijadikan sebagai makhluk yang mulia dibandingkan dengan makhluk lain yang Tuhan ciptakan, apakah anda sadar itu?

Kenapa saya menuliskan tentang kesadaran kemampuan sebagai manusia ini, karena saya sering ditemui banyak orang yang sering mengalami kondisi “minder” terhadap kemampuan dirinya. Contohnya ketika ada peserta AMC yang mengatakan seperti ini “mas firman, saya selama ini menggunakan sebuah amalan untuk membuat toko saya rame, amalan itu saya dapatkan dari seorang “guru” setelah saya menjalankan berbagai ritual yang disyaratkan ke saya”. Saya teringat sebuah cerita dari seseorang yang menemui saya kelas privat AMC karena merasa sudah pe-de ingin menunjukkan ke saya bahwa dia bisa berjalan diatas pecahan kaca, “mas firman, saya mau membuktikan bahwa saya memiliki ilmu yang membuat kaki saya kebal berjalan di atas pecahan kaca, saya sudah membuktikan itu benar”. Dan banyak hal lainnya yang itu menunjukkan bahwa banyak orang sebenarnya tidak pe-de alias minder dengan dirinya.

Kenapa banyak orang itu pergi mencari bacaan amalan, lalu pergi belajar yang katanya bisa kebal dari pecahan kaca. Padahal ketika saya ambilkan gelas lalu saya pecahkan gelas itu, kemudian saya suruh saja ke orang ini “monggo pak silahkan diinjak pecahannya”. Anda tahu apa yang terjadi,? orang ini merasa sakit kakinya hehe, “pak firman kok terasa sakit ya, padahal waktu saya belajar dulu itu bisa lho kaki saya baik-baik saja”. Ya itulah kondisi di Indonesia, banyak orang minder, banyak orang belum menyadari bahwa dirinya manusia, apa anda juga termasuk mungkin? Ketika ada seseorang yang menyebut dirinya orang “pinter” padahal hanya “mengaku pinter” lalu mengatakan bisa mebuat orang jadi bisa ini, jadi bisa itu. Yang sebenarnya hanya trik atau permainan saja. Tujuannya sih bagus agar membuat seseorang menjadi percaya diri, tetapi percaya dirinya salah sih.

testimoni-amc

Saya pernah ada peserta AMC regular, seorang bapak, dia adalah seorang guru disalah satu perguruan tenaga dalam yang biasanya melakukan proses pengisian kebal. Lalu bapak ini bercerita bahwa dia sebenarnya tidak membuat menjadi kebal sebab cara mengetes kebalnya memang hanya untuk membuat percaya diri, “kalau yang mengetes pak firman ya pasti luka, itu kan agar murid saya percaya diri saja menjalani hidup ini” sambil tertawa beliau bilang seperti itu. Merasa tidak percaya diri atas kemampuan sebagai manusia memang menjadi sesuatu hal yang membuat ketakutan dalam hidup ini. Karena itu banyak orang yang ketika sudah memahami dirinya, terutama memahami tentang Pikirannya akhirnya sadar bahwa dirinya memiliki kekuatan yang sama dengan orang lain yang selama ini dimintai bantuan membuat amalan. Iya memang semua orang memiliki kemampuan yang sama selama masih memiliki Pikiran.

kekuatan pikiran

Saatnya kita mau menyadari dengan sebenar-benarnya sadar bahwa diri kita adalah manusia, kita perlu mengenali dengan benar apa yang ada dalam diri kita, mengenali pikiran kita. Dengan mengenali, maka kita baru bisa mengontrol dan memaksimalkannya dengan baik sesuai keinginan kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: