Gantilah Mengeluh dengan Bersyukur dan Berterimakasih

berhenti-mengeluhMengeluh atas kondisi kehidupan seringkali dilakukan oleh banyak orang, termasuk anda mungkin ya? Misalnya ketika anda mengeluh “kenapa hidupku seperti ini?”, “kenapa penuh kesusahan seperti ini?”, Banyak keluhan lain yang seringkali diungkapan oleh sebagian orang. Mengeluh terjadi akibat respon diri terhadap sebuah kondisi yang dianggap tidak nyaman, baik itu di bidang kesehatan maupun dibidang keuangan. Seperti beberapa hari lalu saya ada seorang peserta privat AMC yang bertemu saya karena merasa kondisi keuangannya jadi buruk, jadi susah, dan membuat dia bahkan sampai menangis dan bertanya-tanya ke Tuhan dalam tiap malam, kenapa diberikan kondisi yang seperti itu. Dan banyak orang yang malah menyalahkan takdir Tuhan yang membuat hidupnya menjadi susah.

Oh ya, saya jadi teringat ketika kelas reguler AMC sabtu kemarin tanggal 30 Juni, ada seseroang peserta yang belajar AMC karena merasa hidupnya susah untuk mendapatkan yang diinginkan, dan jadinya membuat selalu mengeluh, “kok susah ya hidup ini”. Yang sering saya tulis di account facebook saya adalah, menanyakan apa sih manfaat mengeluh itu. Sebenarnya ketika seseorang itu mengeluh, maka apa sih yang didapat? apa iya ketika mengeluh itu menyelesaikan masalah? apa iya ketika mengeluh itu mendapat solusi? apa iya ketika mengeluh itu membuat diri lebih bahagia? Coba anda renungkan pertanyaan-pertanyaan saya itu? Kalau anda menjawab bahwa dengan mengeluh itu menyelesaikan masalah, kalau anda menjawab dengan mengeluh itu mendapat solusi, kalau anda menjawab dengan mengeluh itu membuat anda lebih bahagia, maka silahkan lanjutkan mengeluhnya, silahkan teruskan mengeluhnya.

Tapi, kalau anda merasa mengeluh itu malah merugikan, kalau merasa mengeluh itu malah membuat susah, kalau merasa mengeluh itu malah membuat kondisi semakin terpuruk, maka tentu anda harus berani memutuskan untuk berhenti mengeluh, iya kan? tapi pilihan kembali ke anda, mau meneruskan mengeluh atau berhenti mengeluh. Saya lebih suka menyarankan anda untuk bersyukur dan berterimakasih. Lho kok malah bersyukur?

cara-bersyukur

Ketika kita memahami dengan benar bagaimana PIKIRAN bekerja, maka sesungguhnya menjadi aneh untuk mengeluh, Kenapa saya katakan aneh?sebab semua kondisi yang terjadi dalam hidup kita adalah akibat dari request-request kita sendiri. Semua terjadi karena program yang ada di pikiran kita sendiri. Ada hukum sebab-akibat yang mempengaruhi dalam hidup kita. Apa yang kita tanam maka itu yang kita panen, apa yang kita tabur maka itu yang kita tuai, apa yang kita program maka itu yang kita dapatkan.

Mungkin, bagi anda ada yang merasa aneh dengan tulisan saya, bahkan dengan semua tulisan-tulisan saya, dimana saya selalu menegaskan bahwa hidup seseorang itu sudah sesuai dengan keinginan orang itu sendiri. Saya selalu melakukan eksperimen disetiap kelas AMC, baik itu reguler, privat atau Platinum dan semua orang yang mengikuti AMC akhirnya sadar bahwa memang hidupnya itu sudah sesuai dengan keinginannya.

Jadi, kalau hidup kita sudah sesuai dengan keinginan kita yang ada di dalam PIKIRAN kita, apa alasan yang membuat kita mengeluh? toh, baik atau buruk yang terjadi dalam hidup kita terjadi karena keinginan kita. Maka kita seharusnya hanya bisa bersyukur kepada Tuhan atas semua kejadian dalam hidup kita, itu kalau anda mau “berfikir”, mau berfikir lebih dalam bahwa sesungguhnya segala keinginan kita sudah Tuhan berikan, sudah Tuhan jadikan, hanya kita yang tidak mau menyadari keinginan-keinginan kita sendiri.

cara-memunculkan-kesadaran-diri

Ketika anda mau menyadari bahwa hidup anda sekarang sudah sesuai dengan PIKIRAN anda sendiri maka pasti sepakat dengan saya bahwa cara untuk mengubah hidup adalah dengan mengubah program dalam PIKIRAN kita sendiri, sesuai dengan tagline AMC, yaitu Change Your Perception to Change Your Life.

Satu Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: