Sebuah Rahasia Besar dari Kata “Ngelmu”

belajar-ilmu-yang-benar-firman-pratamaKata “Ngelmu”, seminggu ini jadi sering terdengar di telinga saya, diawali ketika sabtu lalu ada kelas reguler AMC (Alpha Mind Control) di surabaya, ada seorang bapak dari sidoarjo yang ketika saya tanyakan apa alasannya mengikuti workshop AMC, beliau menjawab “saya mau ngelmu mas, saya baca tulisan mas firman dan saya mau ngelmu dari mas firman”. Kata “ngelmu” sebenarnya memang menjadi sebuah istilah yang sering digunakan di dunia spiritual tradisonal, ilmu jawa, karena ngelmu berasal dari bahasa jawa yang artinya adalah mencari ilmu alias belajar. Bapak ini menggunakan istilah “ngelmu” karena beliau memang sudah sering belajar berbagai ilmu tentang metafisika, tentang ilmu yang katanya mengajarkan kesaktian. Itu menurut beliau ya. Kenapa saya bertemu dengan peserta AMC yang menggunakan istilah “ngelmu” ? Apakah kebetulan?Tentu tidak, sebab sejatinya dalam dunia ini tidak ada yang kebetulan, semua terjadi atas request kita sendiri. Kalau begitu, saya yang menarik kata “ngelmu” ini, dan Tuhan mengaturkannya terjadi.

Seperti yang saya sering tulis di blog ini, bahwa semua kejadian yang terjadi dalam hidup kita disebabkan oleh kita sendiri, ditarik oleh PIKIRAN kita sendiri, termasuk juga kenapa seminggu ini saya bertemu dengan istilah “ngelmu”, dan bertemu dengan 4 orang yang mengeluarkan alasan mau “ngelmu” ketika bertemu saya untuk belajar AMC. Selain peserta kelas reguler pada hari sabtunya, ajaibnya pada hari selasa-rabu-kamis ada seorang peserta yang mengambil program Platinum, beliau ini adalah seorang manajer di perusahaan minyak. Jauh-jauh dari Medan, beliau ke surabaya untuk mengikuti program Platinum ini. Dan ketika saya tanya alasannya menemui saya, lagi-lagi bapak ini menjawab “mau ngelmu mas,saya suka dengan tulisan-tulisan mas firman bahkan saya baca semuanya tulisan di wordpress mas,dan saya merasa mas firman ini memiliki sesuatu yang berbeda sebab tulisannya semua bisa dicerna dengan mudah dan saya pasti manggut-manggut kalau baca lho”

Lagi-lagi, saya mendapat ungkapan tentang “ngelmu”, dan kemarin ketika ada kelas di jogja saya pun mendengar lagi istilah ngelmu ini dari peserta kelas reguler AMC. Bukan hanya 1 orang, tetapi 2 orang langsung yang mengatakan alasannya untuk ikut AMC adalah untuk “ngelmu”. Kayaknya kata “ngelmu” menjadi trending topic deh minggu ini di kehidupan saya. Dan tadi sore saya pun mendapat telepon dari seorang bapak yang katanya sudah ngelmu kemana-mana tetapi merasa non-sense, sebab yang mengajar selalu orang2 yang tidak memahami. Nah, lho beneran jadi trending topic nih kata “ngelmu”. Karena itu makanya saya sempatkan menulis di artikel ini tentang istilah “ngelmu”. Ngelmu seringkali dihubungkan atau dikaitkan dengan belajar ilmu kesaktian, ilmu kebatinan, atau ilmu spiritual serta yang sejenisnya. Padahal ketika seseorang sedang belajar di bangku sekolah SD, SMP, SMA bahkan kuliah juga bisa lho disebut “ngelmu”. Kan juga belajar itu artinya juga ngelmu.

firman-pratama-pakar-pikiran

Ngelmu artinya belajar mencari ilmu, ilmu adalah sebuah metode untuk menjelaskan sesuatu hal. Contoh, ilmu biologi, adalah ilmu tentang makhluk hidup. Jadi ilmu adalah sebuah metode, sekarang banyak muncul sebuah kesalahan besar dalam mengartikan ilmu,. Sebagai contoh, ketika seseorang mengalami masalah keuangan lalu pergi ke spiritual dengan alasan untuk “ngelmu”, kemudian oleh spritual ini diberi amalan berupa bacaan, lalu diberi nasehat, kemudian disuruh melakukan ritual, bahkan kadang diberi sebuah kertas yang dilipat dan dibungkus.Lalu spirtual ini berkata “simpan ini dan perlahan masalah mu pasti menemukan solusinya”. Apakah hal ini merupakan ilmu? Kalau kita merunut pemahaman ilmu adalah metode, maka hal yang dilakukan spiritual ini bukan memberikan ilmu dong, tetapi memberikan nasehat atau memberikan sugesti. benar kan?

hasil-belajar-alpha-mind-control

Banyak hal yang terjadi di masyarakat kita, menerima situasi diatas sebagai “ngelmu”, padahal hanya pemberian nasehat saja. Melihat situasi in, maka saya merasa terpanggil untuk memang mengajarkan sebuah “ilmu” alias sebuah “metode” untuk mengenali,mengontrol dan memaksimalkan PIKIRAN, yang saya sebut sebagai AMC (Alpha Mind Control), jadi AMC itu metode ya, bukan pemberian nasehat. Sebab saya tidak berhak menasehati anda, saya hanya memberikan cara anda menggunakan PIKIRAN anda lebih maksimal.

manfaat-belajar-bersama-firman-pratama

Ngelmu atau belajar dikatakan berhasil ketika ilmu yang diajarkan dapat dilakukan dengan mudah, sebab ILMU membuat sesuatu yang susah menjadi mudah, kalau masih susah berarti ilmunya salah itu hehe. Dan saya baru mendapat makna baru dari “ngelmu” yang dikatakan oleh bapak yang dari medan tadi, beliau berkata “mas firman tahu apa itu ngelmu, ngelmu itu angel nek durung ketemu”. Artinya, Ngelmu adalah susah kalau belum ketemu. Sama dengan segala peristiwa yang dianggap kesaktian, kekuatan pikiran, kebatinan,keajaiban dkk, semua memang susah kalau belum ketemu. Tapi kalau sudah ketemu caranya maka jadi mudah. (Ngelmu=angel nek durung ketemu, terima kasih buat bapak dari medan atas kosakata ini dan selamat menikmati mudahnya hidup untuk selalu menikmati keajaiban)

9 Tanggapan

  1. Mas firman.sy tertarik dengan tulisan2 mas firman.saya sebenarnya mau ikut privat dri mas firman,krn sy tinggal di medan jadi tidak bisa mas.apa ada buku yg bisa saya dapat kan utk belajar sendiri tentang pikiran alam bawah sadar ini mas?
    terakasih

    Sastra

  2. selain alphatelepati n instanhypnosis, apa ada buku panduan lainya untk jarak jauh mas ? barangkali ada bku panduan khusus amc bagi yg mengikuti langsung

  3. Sing jelas iaa melu traininge bae meng surabaya..ketemu w0nge langsung malah lebih paham. Cara eny0ng sih..

  4. mau tanya mas…… apakah kekuatan pikiran kita bisa menjankau sesuatu yang belum terjadi misalnya pergerakan harga saham dll trim

  5. mohon jawaban mas..!
    sesuatu yang menjadi pertanyaan sejak lama di benak saya, kenapa sering kali tempat atau wilayah baru yang saya kunjungi pernah saya temui dalam mimpi lampau? trims

  6. […] Sama dengan handphone, ketika sebuah handphone dijadikan alat untuk menipu orang, apakah yang salah handphonenya? lalu kita memaksa untuk pabrik handphone ditutup hehe. Yang perlu diberi hukuman bukan pabrik handphonennya tetapi orang yang menggunakan handphone itu yang harus dihukum, bener kan? Kadang selama ini kita selalu diberi masukan yang aneh tentang “ilmu”, bahkan kata “ilmu” kalau diucapkan oleh orang yang berbaju hitam, tua, pasti menjadi serem, “nak, kamu sudah aku isi ilmu sekarang”. Pasti kita berpikirnya sudah seram, hanya karena kata “diisi ilmu”. Oh ya saya perna menulis artikel juga tentang kata “ngelmu” anda bisa baca disini. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: