Semakin Bertambah Usia (seharusnya) Semakin Sukses

Sukses di usia mudaBerapa umur anda saat ini? coba anda ingat-ingat lagi, sudah berapa lama anda hidup di dunia ini. Sudah berapa lama anda diberi nikmat untuk bernafas oleh Tuhan? Sudah berapa lama anda dibiarkan hidup dengan penuh nikmat?. Usia anda, umur anda terus bertambah kan? ada yang umurnya makin berkurang? Umur adalah perhitungan waktu berapa lama anda hidup, dihitung sejak anda dilahirkan, sejak anda masih belum berpakaian, sejak anda masih belum tahu apa-apa, yang ada hanya suara tangisan anda. Sejak itulah perhitungan usia anda dihitung. Pertama usia anda dihitunga dalam hitungan hari, lalu bulan kemudian tahun. Dan ketika di tahun pertama, orang tua kita mengatakan Ulang Tahun yang pertama sambil berbahagia karena anaknya sudah tumbuh semakin besar. Benar kan?

Anda ingat lagi ya, ketika anda baru lahir usia 1 hari, apa yang sudah bisa anda lakukan?hanya menangis kan? bergerak juga masih seadanya, tetapi seiring berjalannya waktu maka anda mulai diberi pengetahuan oleh orang tua, oleh lingkungan. Maka kita sudah mulai bisa mengucapkan “mama”, “papa”, “ayah”, “bunda”..dan sebutan lainnya walaupun dengan terbata-bata pada awalnya dan semakin lama semakin lancar. Anda yang awalnya tidak bisa bergerak, lalu mulai belajar bergerak, belajar merangkak, berdiri memegang benda-benda lalu berjalan deh. “data-data” dipikiran anda juga mulai bertambah kan, kalimat yang kita ucapkan semakin banyak, pengetahuan semakin banyak. Artinya seiring waktu, bertambahnya usia maka sebenarnya TUHAN sudah merancang hidup kita untuk semakin hebat, untuk semakin sukses. Bukankah anda semakin sukses, dari bayi yang tidak bisa apa-apa, lalu menjadi anak yang bisa bermain, bisa berbicara, lalu tumbuh menjadi remaja, dan dewasa. Tuhan sudah merancang hidup kita untuk naik,meningkat. Tuhan sudah menghendaki kita untuk terus tumbuh dan terus sukses.

Bulan Agustus, adalah bulan yang spesial buat saya, Karena di bulan ini saya dilahirkan hehe..Dan ditahun ini, sudah memasuki kepala 3 saya hidup didunia, memasuki usia 30tahun. Yang kata orang usia yang sangat produktif, alhamdulillah semua itu sudah terjadi. Tetapi, saya punya banyak teman yang juga usia sama dengan saya tetapi masih hidup dengan kondisi yang mungkin membuat dia mengeluh. Seperti baru saja, saya mendapat sebuah bbm dari kawan saya, “selamat ulang tahun fir, sorry telat..hidupmu hebat sekarang, pergi keluar negeri, ke eropa, ke malaysia,singapura, jadi dosen juga, manger juga,penghasilan kalah jauh deh aku hehe. Semoga kamu semakin hebat ya, aku mau juga seperti kamu, kenapa ya diumurku yang sama denganmu tetapi hidup kita berbeda?”

rahasia-sukses-di-usia-muda

Usia yang sama, tetapi kualitas hidup berbeda. Banyak yang saya temui kawan-kawan saya seperti itu. Bagaimana dengan anda? berapa usia anda?sudah sebandingkah dengan tingkat keberhasilan anda, seharusnya usia berbanding lurus dengan kesuksesan hidup anda. Ingat uraian saya tadi, dari lahir sampai dewasa. Kalau anda merasa, semakin tua semakin susah, maka itu bukan kehendak TUHAN, tetapi kehendak anda sendiri. Keinginana anda sendiri. Ketika kelas AMC di malaysia minggu lalu, saya bertemu dengan seorang peserta, yang pada awal kelas menghampiri saya, laki-laki warga negara malaysia usianya sekitar 50an, dia mengeluh “makin lama hidup saya semakin susah, sakit tidak sembuh, gaji tidak naik, sementara kebutuhan hidup semakin mahal, teman-teman saya yang lain hidupnya banyak yang enak, kenapa saya seperti ini pak firman?”. Lalu saya jawab, “bapak..hidup bapak seperti ini, karena bapak yang menghendaki, nanti saya ulas di kelas ya pak, saya yakin besok bapak sudah mulai berubah”.

Dalam kelas AMC (Alpha Mind Control), memang saya memiliki tujuan untuk mengubah persepsi di pikiran peserta dengan prinsip 3M, Mengenali, Mengontrol dan Memaksimalkan. Ketika kita bisa mengenali apa yang “salah” pada program pikiran kita maka kita bisa mengubahnya. Dan itu ternyata yang dialami bapak usia 50an tadi, ketika kelas selesai, dia dimintai pendapat tentang apa yang didapat dalam kelas AMC, dia pun menjawab “saya tahu sekarang apa yang salah dalam pikiran saya, saya sadar bahwa sakit ini, susah ini, kekurangan ekonomi ini saya yang meminta, dan saya mulai sekarang seterusnya sudah mengubahnya, terima kasih buat pak firman yang menyadarkan saya”.

firman-pratama-amc

Usia sama, tapi kualitas hidup berbeda, bukan karena TUHAN yang menggariskan nasib dan menakdirkan hidup anda susah, melainkan anda sendiri yang “MAU untuk MEMILIH” dalam kondisi ini. Usia sama, tapi penghasilan berbeda, bukan TUHAN yang mengurangi penghasilan anda, tetapi anda sendiri yang mau seperti itu. Kualitas hidup tergantung dari ISI PIkiran anda. Kalau anda “patuh” dan “menurut” dengan rancangan TUHAN yang MAHA BAIK, maka seharusnya “SEMAKIN BERTAMBAH USIA MAKA SEMAKIN SUKSES”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: