Rahasia untuk Mengubah Keajaiban menjadi Kebiasaan

mewujudkan-impianPernahkah anda tiba-tiba mengalami sebuah kejadian yang anda anggap “keajaiban”? dimana anda merasa sangat takjub, misalnya ketika anda benar-benar membutuhkan sebuah pertolongan lalu datanglah pertolongan itu. Dan anda mengatakan sangat luar biasa? Atau misalnya ketika sedang mendung gelap, tetapi ketika anda berdoa untuk hujannya ditunda saat sampai rumah, dan ajaibnya benar-benar terjadi? Saya yakin anda semua yang masih bernafas pernah mengalami hal-hal seperti itu. Tapi, anda terkadang lebih sering menganggapnya sebagai sebuah kebetulan, benar? Anda sering berkata, “ah, itu kebetulan aja hujannya belum turun”, “kebetulan aja ada yang lewat bantuin”. Semua yang terjadi yang terlihat “ajaib” sering kali kita anggap kebetulan dan kebetulan. Kalau dianggapnya kebetulan, ya selamanya tentu hanya sebuah kebetulan, apakah itu yang kita mau?Tentu tidak kan?

Saya pernah mendapat sebuah pertanyaan dari seorang bapak yang menelepon saya ,”Mas Firman, saya sudah baca tulisan mas firman di blog, yang saya tanyakan bukankah hal-hal seperti itu adalah diluar nalar, diuar logika, apa bisa dibuat rumusnya seperti yang mas firman tulis?”, anda mungkin yang membaca tulisan-tulisan saya juga pasti akan bertanya yang sama.Benar kan? kenapa muncul pertanyaan seperti itu, karena selama ini ada persepsi yang salah dimasyarakat, tentang istilah “logika”, tentag istilah “nalar”. Pengalaman saya kemarin, karena bulan Ramadhan, ada seorang teman yang mengajak saya untuk berbuka puasa di sebuah tempat makan, dia mengajak saya sejak 3hari yang lalu. Saya pun mengiyakan, karena memang teman lama. Tetapi disaat hari yang dijanjikan, yaitu kemarin, tiba2 badan saya meriang, sakit dan merasa tidak enak. Saya bingung mau batalin janji, tetapi sudah terlanjur janji. Akhirnya, saya sempat berdoa dalam hati, “Ya ALLAH, kayaknya ngga bisa keluar nih sore ini, kalau saya yang batalin ngga enak, kalau dia yang batalin kan jadi enak”.

rumus_keajaiban_hidup

Tidak kurang dari setengah jam, saya mendapat message melalui WA (whatsapp) saya, dari nomor dia, “Maaf fir, saya ngga bisa sore ini karena ada acara ulang tahun keponakan, jadi ngga enak kalau pergi,maaf ya, nanti kita atur lagi ya”. Saya pun membalas, “ngga apa2 kok, nanti kita set lagi”. Lho, ajaib kan, dia yang mengajak dan dia juga yang membatalkan, akhirnya saya  bisa istirahat dengan tenang dirumah hehe..Apakah itu kebetulan?Apakah itu diluar logika?

Menurut anda mungkin diluar logika, kalau menurut saya masuk logika hehe. Pengertian “logika” sebenarnya, adalah aturan-aturan yang sudah kita tanamkan dalam diri sejak dulu. Contoh lagi, ketika anda menjelaskan kepada seseorang yang tidak mengenal kartu atm/kartu kredit, lalu anda ajak dia makan, kemudian anda katakan bahwa anda mau membayar makanan itu tanpa uang sepeserpun, cukup menggunakan tanda tangan saja sudah beres, pasti orang yang anda ajak mengatakan “tidak mungkin bisa”, “ngga masuk akal” dsb. Benar kan?

membuat_keajaiban_hidup

Sama halnya dengan keajaiban yang sebenarnya sering kita alami,itu pun ada logikanya. Kalau anda menganggap bahwa keajaiban itu diluar logika, maka selamanya anda menjadi asing dengan keajaiban-keajaiban, tetapi ketika kita sudah memahami rumusnya, sudah memahami logikanya, maka keajaiban menjadi hal yang biasa buat kita. Yang ada hanyalah kebesaran TUHAN atas rumus-rumus keajaibannya. Jadi RAHASIA untuk memuat keajaiban menjadi kebiasaan adalah dengan MENGENALI RUMUSNYA, kalau kita sudah MENGENAL rumusnya, TERBIASA dengan rumusnya, maka setiap saat hidup kita selalu diselimuti dengan keajaiban-keajaiban yang bisa anda ciptakan kapanpun dan dimanapun. Rumus Keajaiban itu yang saya buat dalam kelas ALPHA MIND CONTROL. Membuat keajaiban selalu menyelimuti kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: