Memahami Ilmu “Kesaktian” Tingkat Tinggi

kehebatan-pikiran“Mas Firman, apakah setelah belajar kekuatan pikiran bawah sadar saya bisa menjadi sakti bisa menggerakkan benda, kebal dan menjatuhkan orang tanpa menyentuh?”, ada sebuah pertanyaan yang masuk ke whatsapp saya, setiap menerima pertanyaan seperti ini saya hanya bisa tersenyum saja. Saya mencoba menuliskan tentang kesaktian kali ini di blog saya, sudah seminggu ini sejak tanggal 7 Februari 2014 saya berada di Malaysia, untuk memberikan workshop Alpha Mind Control. Di Malaysia pun saya juga bertemu dengan banyak orang yang juga menanyakan masalah ini. Tentang kesaktian.

Saya juga bingung, kenapa kesaktian yang dicari bukan kesuksesan. Seperti saya pernah tuliskan di artikel sebelum-sebelumnya, bahwa yang namanya kesaktian jika dikatakan kebal,menggerakkan benda dan sejenisnya, itu semua hanyalah trik dari sulap saja. Coba anda perhatikan acara sulap di televisi, bukankah para magician melakukan hal seperti itu?ya kan, lalu apakah mereka sakti?tidak…karena melakukan dengan trik-trik yang anda orang awam belum mengetahuinya..

Tetapi masyarakat malah menganggap itu adalah kesaktian, kalau anda bertanya ke saya, apakah yang ditelevisi itu benar terjadi?maka jawaban saya adalah benar terjadi, misalnya ketika orang dimasukkan ke sebuah kotak hitam lalu ditusuk-tusuk lalu setelah keluar maka orang itu aman-aman saja. Bukankah itu terjadi, semua orang melihat. Tetapi kalau anda bertanya, apakah benar tertusuk?maka jawabannya tidak, kan sudah jelas disembunyikan didalam kotak hitam, jadi tidak terlihat apa yang terjadi.

apa-ilmu-kebal

Lalu bagaimana dengan kebal?pertanyaan saya, kebal yang seperti apa?Kalau yang dimaksud kebal dengan memukul-memukulkan pedang ke tangannya, maka itu bukan kebal, sebab secara fisika memang tidak akan terluka jika pedang dipukul-pukulkan, saran saya cobalah pedang itu digoreskan ke tangan anda, kalau tidak terluka maka kebal-lah anda. Karena yang membuat luka itu goresan atau gesekan sisi tajam pedang ke kulit kita. Saya berani menulis seperti ini karena saya pernah membuktikannya, ketika ada seseorang spiritual yang menemui saya lalu mengaku memiliki kekebalan, dia melakukan demo dengan memukul-mukulkan pedang ke tangannya. Saat saya mengatakan ke dia, “boleh saya tes cara berbeda?”, dengman sedikit bingung dia mengiyakan. Lalu saya taruh pedang itu di lipatan dalam sikunya, saya suruh menekan lipatannya,nah..baru mau saya tarik itu pedang, orang ini langsung mengatakan. “Jangan mas, nanti luka, dari dulu tidak ada yang mengetes seperti ini”

Lalu dimana kesaktian itu sebenarnya..?Dari pengalaman saya yang juga pernah “terjebak” dalam hal-hal seperti itu maka saya mengatakan, kalau kesaktian itu sebenarnya saat mampu mengontrol diri sepenuhnya, mampu berbicara kepada diri sendiri, mampu memaksimalkan potensi diri sehingga bisa mewujudkan apapun yang kita inginkan.

Lalu bagaimana dengan tenaga dalam yang bisa menjatuhkan orang lain? Itu juga terjadi karena orang yang jatuh itu mau untuk terjatuh, sekali lagi MAU untuk jatuh. Kalau orang itu tidak mau untuk jatuh maka tidak akan terjatuh. Saya pernah mempelajari teknik ini ketika masih sekolah menengah atas (SMA), saat itu saya pun merasakan terjatuh akibat teknik itu. Sekarang yang saya pahami, waktu itu saya disyaratkan harus marah dulu, kalau tidak marah maka tidak bisa terjatuh. Bukankah saat anda marah dengan seseorang maka anda sebenarnya sedang fokus kepada orang itu, nah karena focus itulah maka anda bisa memunculkan rasa untuk terjatuh itu. Kalau begitu apakah orang yang mendorong dari jauh yang membuat terjatuh?bukan kan..tapi diri orang itu sendiri yang senagaja mau menjatuhkan.

belajar-tenaga-dalam

Message yang diawal tulisan ini menanyakan apakah setelah mengikuti workshop Alpha Mind Control menjadi kebal,sakti,bisa menjatuhkan dll? Maka jawabannya tidak, tetapi setelah memahami AMC maka dapat dengan benar mampu mengenali,mengontrol dan memaksimalkan diri sendiri untuk meraih yang diinginkan.

4 Tanggapan

  1. mampu mengontrol,..memaksimalkan diri. dst dst…. !!!!????? benarkah ada itu ?

  2. tentang pikiran. cara mengenali pikiran kita seperti apa yah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: