2 Teknik Mendapatkan Rejeki dengan Ajaib

rejeki berlimpahKembali membahas masalah rejeki di tulisan ini untuk mencoba memberikan pencerahan kepada diri sendiri dan anda dalam berjuang mencari rejeki di kehidupan ini. Saya mulai dengan membahasa arti rejeki dulu, banyak pendapat tentang apa itu rejeki. Menurut saya, rejeki adalah semua “kebaikan” yang kita terima dalam bentuk apapun, bisa uang, kesehatan, keselamatan, hadiah, atau bahkan musibah yang terlihat orang lain merupakan hal buruk bisa jadi dapat menjadi sebuah rejeki ketika menyentuh kita.

Ah..pasti anda menjadi bingung bagaimana musibah bisa dianggap rejeki. Perhatikan kisah nyata ini, dari sejarah terbentuknya brownies. Pada mulanya penemu brownies menganggap kue hasil buatannya adalah produk gagal karena inginnya membuat cake coklat, pada awalnya merasa kecewa tapi setelah dicoba ke teman2nya dan mengatakan enak dan lezat maka langsung deh dia merasa senyum dan membuat produk brownies untuk dijual.

Satu lagi, pernah ada orang yang bercerita kesaya. Sebut saja ibu S, suatu hari dia berencana untuk melakukan tanda tangan kontrak  dengan kliennya di kota yang berbeda. Maka untuk menuju kota itu berencana untuk naik kereta api dengan harapan keesokan harinya sudah sampai, tapi ternyata ketika perjalanan dari rumah menuju stasiun selalu banyak saja halangan, dan kereta pun terlambat. Diteleponlah si klien, tapi klien itu mengatakan bahwa dia ada jadwal sehingga tidak bisa bertemu. Ibu ini merasa down, kehilangan kesempatan mendapat rejeki. Tapi..setelah malam harinya,ibu ini melihat televisi dan mengetahui bahwa kereta yang rencananya dia naiki mengalami kecelakaan. Dari situlah, ibu ini merasa bersyukur bahwa dia dibuat gagal untuk berangkat ke luar kota menaiki kereta itu. Dan 3 hari kemudian, kliennya menelepon bahwa dirinya lah yang akan datang ke kota ibu ini untuk bekerja sama.

menarik-rejeki

Jika begitu, maka sebenarnya semua peristiwa dalam hidup kita pasti Tuhan ciptakan untuk kebaikan bukan dan semuanya adalah REJEKI. Itulah definisi rejeki yang bisa saya jelaskan secara hakikatnya. Namun bagi anda, mungkin rejeki itu aalah UANG, maka jika anda mendefinisikan seperti itu juga sah-sah saja tetapi harus konsisten. Maka setiap anda berdoa meminta rejeki, yang harus anda pikirkan adalah UANG.

Bagaimana mendapatkan rejeki itu, perhatikan kisah ibu tadi yang awalnya dia berniat mendatangai klien dalam hal ini saya anggap sebagai sumber rejeki lalu ternyata rejeki itu yang menghampiri ibu ini. Jika begitu ada Dua jalan untuk mendapatkan rejeki yaitu yang Pertama, Menjemput Rejeki. Dengan kata menjemput, maka artinya kita yang aktif mendatangi sumber rejeki itu.

Yang kedua adalah, Menarik rejeki. Dimana sumber rejeki itulah yang bergerak mendatangi kita, sementara posisi kita yag pasif tapi uanglah yang bergerak mendatangi kita.

Kedua teknik ini menjadi pilihan bagi anda mana yang nyaman untuk anda lakukan, dan memiliki resiko yang juga anda bisa nikmati sendiri. Semua itu bermula dari persepsi anda tentang rejeki, jika selama ini kita sering mendengar nasihat dari orang tua, pemuka agama bahwa rejeki harus dijemput, kita yang harus aktif mendatangi, kita yang harus bergerak. Tapi saya menawarkan persepsi baru untuk anda yaitu bagaimana jika rejeki itu yang menjemput kita, rejeki yang aktif mencari kita, kita bisa saja tetap pasif bersama keluarga, mengurus hobi dan menikmati waktu penuh makna bersama anak istri.

Sebagai muslim saya begitu kagum dengan kalinat doa pada shalat dhuha:

Tuhan, jika rejekiku masih jauh maka dekatkan. Tuhan,jika rejekiku masih diatas langit maka turunkanlah. Tuhan jika rejekiku masih didalam bumi maka keluarkanlah.

Perhatikan doa diatas tidak ada yang menyuruh kita aktif mendekati, keatas langit, kedalam bumi. Tapi rejekilah yang kita tarik untuk mendekat,turun dan keluar menuju kita sebagai titik pusat yang diam. Kalau begitu mana yang dianjurkan Tuhan untuk kita?Menjemput rejeki atau Menarik? Bagi anda yang melakukan shalat dhuha, harusnya memilih konsep menarik rejeki. Itu yang harus ditanamkan dalam pikiran bawah sadar kita.

Bagi anda yang sering melakukan shalat dhuha namun masih beranggapan rejeki harus dijemput maka tentu terjadi ketidaksinkronan antara DOA anda dengan Perilaku maka mana mungkin TUHAN mengiyakan DOA anda.

hujan_uang

Saya mencoba membawa anda untuk keluar dari persepsi yang membatasi hidup anda selama ini yang terbukti salah dan menyesatkan🙂 Sebab jika anda ingin mengubah hidup maka ubahlah persepsi di pikiran anda dulu.

Ingin mengubah semua persepsi salah yang nyatanya terbukti membuat hidup kita tetap penuh masalah tanpa perubahan? Saya siap membimbing anda..

5 Tanggapan

  1. Saya sangat senang dan termotivasi membaca artikel anda semoga in bisa saya praktekan dan sy berhasil dalam keyakinan saya.makasih semoga anda terus semangat membantu melalui tulisan anda

  2. mantab gan….motifasi hidup menuju perubahan…sukses selalu…

  3. saya dari Malaysia….terima kasih kerana memberi motivasi…..

  4. Luar biasa pak. . . .
    Ternyata hdup sy krg bhgia dikrnakan sy slah perspepsi slm ini,.tlisan bpk sungguh brmanfaat pa lg ktmu orgnya lngsung psti pngetahuan sy lbh baik trus memberikan arah dn mtivasi…good luck u/ pk firman,is the best trainer. . .

  5. Terima kasih karena memberi motivasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: