Mengendalikan Emosi Positif dalam Diri

self-imageOrang Yunani Kuno mengatakan, “ Manusia, kenalilah dirimu sendiri.” Saat mempelajari diri Anda, Anda akan melihat bahwa tubuh Anda terdiri atas empat bagian: Tubuh fisik, sisi emosional, intelektual, dan sisi spiritual.

Anda menemukan blog ini untuk mendisiplinkan diri Anda agar sisi-sisi intelektual, emosional, dan fisik Anda sepenuhnya selaras, terkendali, dan terarah sesuai dengan cara-cara Tuhan.

Tubuh fisik Anda tidak mempunyai inisiatif sendiri, tidak memiliki kecerdasan dengan kesadaran sendiri, serta tidak memiliki kehendak di dalam dan untuk dirinya sendiri. Tubuh Anda sepenuhnya bergantung pada perintah atau tekad Anda. Anggaplah tubuh Anda sebuah kaset hebat dimana Anda memainkan semua emosi dan kepercayaan Anda.

Sebagai kaset, dimana segala macam kesan dibuat, tubuh Anda akan dengan patuh merekam semua konsep yang teresapi dan tidak menyimpang darinya; karena itu, Anda bisa memasukan melodi kasih dan keindahan, atau melodi duka dan kesedihan.

Sakit hati, ceburu, benci, amarah, dan melankonia di ekspresikan di dalam tubuh sebagai beragam penyakit. Setelah Anda belajar mengendalikan sisi mental dan emosional, Anda akan menjadi saluran bagi Tuhan, maka Anda akan membebaskan kemegahan yang terpenjara di dalam diri Anda.

Dewasa Secara Emosional

Pikirkan ini sebentar: Anda tidak  bisa membeli tubuh yang sehat bahkan dengan semua uang di dunia, tetapi Anda bisa mendapatkan kesehatan melalui kekayaan pikiran, seperti pemikiran-pemikiran damai, harmoni, dan kesehatan yang sempurna.

Sangat penting bagi Anda untuk mengendalikan emosi jika Anda ingin menjadi dewasa secara emosional dan spiritual. Anda dianggap dewasa secara emosional ketika Anda melepaskan perasaan Anda secara konstruktif dan harmonis. Jika Anda tidak mendisiplinkan atau mengikat emosi Anda, Anda dianggap tidak dewasa secara emosional dan belum matang, walaupun secara kronologis Anda mungkin berusia lima puluh tahun.

Mendapatkan Konsep Diri yang Tepat

Gangguan terbesar adalah gagasan sesat yang mengendalikan pikiran Anda dan menahan Anda di dalam perbudakan. Gagasan-gagasan yang Anda miliki tentang diri Anda membangkitkan emosi-emosi tertentu di dalam diri Anda. Secara psikologis, emosi mengendalikan tindakan Anda untuk kebaikan atau kejahatan di sepanjang jalan kehidupan.

Jika Anda dipenuhi sakit hati atau dendam kepada seseorang atau dipenuhi dengan dendam, emosi-emosi ini akanmendesakkan pengaruh jahat pada diri Anda dan akan mengatur semua tindakan Anda dengan cara yang jauh berbeda dari apa yang mungkin benar-benar Anda inginkan. Ketika Anda ingin bersikap bersahabat, sopan, dan ramah, Anda akan bersikap buruk, sinis, dan pahit. Ketika Anda ingin menjadi sehat, berhasil, dan sejahtera di dalam hidup, Anda akan melihat bagaimana semuanya berjalan dengan buruk.

Anda yang membaca tulisan ini menyadari kapasitas Anda untuk memmilih konsep kedamaian dan niat baik. Dengan tulus, terimalah gagasan kedamaian dan kasih di dalam pikiran Anda, dan Anda akan diatur, dikendalikan, serta dituntun sesuai dengan gagasan itu.

Mengatasi Depresi

Seorang ibu, yang telah kehilangan anak semata wayangnya, diserang rasa duka yang mendalam. Ia begitu sedih hinnga dukanya memengaruhi penglihatannya. Selain itu, menderita migrain. Ia sampai mengalami depresi dan melankolia yang hebat. Wanita ini adalah mantan perawat, karena itu saya menyarankan untuk pergi ke sebuah rumah sakit dan menawarkan jasanya di bangsal anak-anak. Ia mengikuti saran saya, dan saat meluangkan waktunya di sebuah rumah sakit lokal, ia mulai mencurahkan kasih kepada anak-anak; ia memanjakan, merawat, serta menyuapi mereka. Kasihnya tidak lagi terpendam di dalam dirinya; ia kembali memiliki seseorang yang memerlukannya, dan ia mulai melepaskan emosi kasih melalui saluran-saluran yang konstruktif.

Ia mempraktikan apa yang dinamakan “ sublimasi” dengan mengalihkan energi yang terkurung di dalam pikiran bawah sadarnya dalam cara-cara ilahi. Dengan begitu ia mengeluarkan semua racun yang tersimpan di dalam pikirannya, dan ia bersukacita, bahagia, berseri-seri serta bebas.

Andalah yang bisa mengendalikan emosi yang tersimpan di dalam diri sendiri…kenali diri anda, kenali emosi-emosinya dan mulailah untuk mengendalikannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: