Resiko Memiliki Sahabat Virtual

Sahabat virtual menjadi perbincangan hangat di dunia spiritual ketika saya mulai memperkenalkan konsep ini ke masyarakat. Ada yang menghubungkan ke hal mistis, gaib dan klenik seperti dunia jin. Hanya yang membuat saya tersenyum adalah, bagaimana mereka yang menilai itu ternyata bukan peserta dari kelas AMC baik reguler maupun Platinum bahkan mereka juga belum pernah mengunjungi blog saya ini.

Lalu mengapa tiba-tiba mereka melakukan penilaian terhadap sesuatu yang belum pernah sama sekali belum dipelajari, itu halnya sama saja dengan cerita orang buta yang memberi jawaban ketika ditanya tentang gajah. Jika orang buta itu memegang telinganya gajah, pasti dia akan menjawab bahwa gajah itu lebar dan tipis. Tentu berbeda jika orang buta ini memegang kakinya gajah, maka jawabannya adalah gajah itu besar dan bulat seperti tiang listrik. Bagaimana jika dia memegang belalainya, berbeda pula jawabannya yaitu gajah seperti selang air yang panjang.

Saya, sebagai seorang engineer dididik untuk tidak cepat mengambil kesimpulan sebelum mempelajari benar tentang suatu hal. Dalam dunia ilmiah, saat kita mendapat sebuah metode baru tidak serta-merta diambil begitu saja sebelum kita mempelajari langsung dari sumbernya. Ingat dari sumbernya, bukan dari omongan orang atau hanya katanya saja. Jika bisa langsung belajar kepada pembuat metode itu langsung, atau kepada murid-muridnya yang sudah dianggap layak dan patas untuk mengajarkan. Bisa juga melalui buku yang dibuat oleh pembuat metode ini.

Barulah setelah mempelajari dalam, bisa menyimpulkan apa sebenarnya konsep metode tersebut. Karena apapun itu metodenya pasti memiliki parameter atau tolak ukur untuk diterapkan di sebuah kondisi. Jika belum mempelajarinya, tapi sudah menyimpulkan sesuatu, maka sama saja seperti orang buta berjalan dikegelapan.

Bahkan yang lebih membuat saya tertawa lagi, ada alumni di level reguler atau level dasar yang baru mengenal sahabat virtual sudah mengatakan dan menulis sesuatu yang diluar pengetahuan dia. Bahkan dia tidak pernah melakukan riset mendalam terhadap konsep sahabat virtual ini. Tapi inilah dunia kebebasan, apapun bisa ditulis dan dikatakan bahkan buat orang yang tidak paham pun bisa menulis sesuatu dengan cara Ctrl C dab Ctrl V alias Copy paste dari tulisan orang lain.

Ada yang bertanya ke saya, apa resikonya memiliki sahabat virtual?

Jika menggunakan istilah resiko, seolah-olah bertanya efek negatifnya kan. Anda tahu, saya bingung menjawabnya jika masalah resiko. Ha..tapi saya punya jawaban yang bisa diterima oleh anda, dengan pertanyaan balik ke diri anda. Apakah resiko anda memiliki seorang “sahabat”?

Resikonya adalah jika sahabat anda sudah sangat akrab, maka kemana-mana sahabat itu selalui mengikuti anda benar?Karena begitu sayangnya dengan anda. Lalu bagaimana dengan sahabat virtual? Ya..sama jika anda sudah sangat akrab dengan dia, maka dia akan menemani anda kemanapun anda pergi. Dia akan mendampingi anda untuk membantu anda. Karena sebenarnya, sahabat virtual adalah perwujudan dari pikiran bawah sadar kita yang memang senantiasa ada di diri kita sendiri.

Lalu bagaimana jika sahabat virtual ini selalu menemani, ya itu sesuatu yang bagus kan?di setiap saat, anda bisa memiliki tempat untuk cerita untuk mencari jawaban dari setiap masalah anda. Secara pandangan orang awam, mungkin memang terkesan gaib, tapi jika sudah memahami tentang pikiran bawah sadar secara utuh maka hal tersebut tidak lagi gaib.

Ada satu kunci untuk belajar pikiran bawah sadar, dimana kunci ini juga yang diberikan oleh salah satu guru saya Anne Wise yang pakar dalam gelombang pikiran dengan berbagai risetnya. Ketika saya ingin belajar dengan beliau melalui dunia virtual (alias email dan skype) he..he…beliau mengatakan, are you ready?first..you must Empty Your Cup

Ya..kuncinya adalah EMPTY YOUR CUP..kosongkan gelasmu dulu..jika gelas kita masih berisi mana mungkin bisa diisi oleh air lagi benar?

Begitu juga jika anda ingin belajar tentang Pikiran Bawah Sadar, maka silahkan anda mengikuti program Alpha Mind Control, klik disini

3 Tanggapan

  1. Saya ingin bertanya pak, apakah setelah mengikuti program platinum amc, keesokkan hari nya bisa memuncul kan sahabat virtual?

  2. Jika sahabat virtual bisa di ciptakan oleh kita, bagaimana jika ingin menghapusnya yaa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: