Apa itu gelombang Alpha

Banyak yang bertanya ke saya tentang apa itu gelombang Alpha, apa fungsinya untuk diri kita dan bagaimana cara menggunakannya. Semua itu sebenarnya dibahas tuntas di workshop Alpha Mind Control (AMC), tapi dalam tulisan kali ini saya bahas tentang apa itu gelombang alpha.

Apa itu gelombang Alpha?

Gelombang otak Alpha adalah salah satu dari empat gelombang otak dasar (Delta , Theta  Alpha, dan Beta) yang dilihat dalam EEG, merupakan kependekan dari electroencephalogram dan juga electroencephalograph. Electroencephalograph adalah alat perekam yang menghasilkan electroencephalogram tersebut.

4 gelombang otak ini semua menghasilkan tegangan listrik yang berosilasi di otak, tetapi tegangannya sangat kecil, hanya beberapa sepersejuta volt. Gelombang otak Alpha  berosilasi sekitar 10 kali per detik, dan berkisar 8-13 siklus per detik. Gelombang otak yang disebut “Alpha”  pertama ditemukan (sekitar 1908, oleh seorang psikiater Austria bernama Hans Berger). Itulah sebabnya mereka disebut “gelombang Alpha , gelombang otak Alpha ditemukan pertama kali. Alpha adalah huruf pertama dari alfabet Yunani, yaitu “a”.

Ratusan ilmuwan telah menghabiskan banyak waktu mempelajari gelombang otak dasar EEG, sehingga ada banyak pengetahuan dasar tentang apa gelombang otak Alpha dan apa yang membuat mereka muncul dan menghilang dalam otak kita. Ya, mereka muncul dan menghilang. Gelombang otak Alpha tidak selalu hadir. Misalnya, dalam tidur nyenyak ada gelombang Alpha , dan jika seseorang sangat sangat terangsang seperti pada takut atau marah,  hampir tidak ada gelombang otak Alpha. Gelombang otak delta terlihat hanya dalam tahap terdalam tidur . Gelombang otak Theta terlihat dalam tidur ringan dan mengantuk . Gelombang otak Alpha terlihat dalam kondisi santai dan relaks. Gelombang otak beta terlihat dalam situasi yang sangat stres, dan di mana ada konsentrasi mental sulit  fokus.

Gelombang delta adalah gelombang otak yang paling lambat berosilasi (0-4 siklus per detik). Gelombang theta berosilasi agak lebih cepat (4-7 siklus per detik). Gelombang Alpha berosilasi 8-13 kali per detik. Gelombang beta berosilasi masih lebih cepat (13-40 siklus per detik). Ada banyak jenis aktivitas listrik di otak, terutama yang ringan dapat membangkitkan potensi yang terjadi ketika otak menanggapi masukan sensorik (seperti suara, atau sentuhan, atau kilatan cahaya). Namun, empat gelombang otak EEG dasar, Delta ,Theta, Alpha, dan Beta merupakan perwujudan standar aktivitas gelombang otak yang terukur di EEG.

Aktivitas gelombang inilah yang saya gunakan dalam metode Alpha Telepati dan Alpha Mind Control, untuk lebih jelas bisa langsung mengikuti workshopnya dengan klik disini

Pada tulisan berikutnya, akan saya sambung dengan manfaat dari gelombang alpha ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: