Khodam dan Sahabat Virtual

Khodam adalah bahasa arab yang memiliki arti yaitu pembantu. ( khodam = pembantu wanita.  khadam = pembantu pria ).

Konsep Khodam

Sebagian orang beranggapan bahwa memiliki khodam (atau ilmu spiritual yang ada khodamnya) adalah sebuah kesyirikan atau dosa besar. Bagi kami, pendapat ini adalah pendapat yang “membabi buta” karena pengertian khodam sangat luas. Sedangkan khodam sendiri terdiri dari berbagai jenis yang tidak mampu disamakan.

Istilah “khodam” berasal dari bahasa arab yang berarti pembantu, penjaga atau pengawal yang selalu mengikuti. Dalam bahasa arab pembantu rumah tangga, sopir, tukang kebun dan satpam juga bisa disebut sebagai khodam. Namun dalam konteks ilmu spiritual, istilah “khodam” digunakan khusus untuk menyebut makhluk gaib yang mengikuti pemilik ilmu spiritual atau yang mendiami suatu benda pusaka. Dalam konsep spiritual jawa, khodam disebut sebagai “prewangan” yang artinya adalah orang yang membantu.

Khodam dalam konsep mistik islam dan jawa diyakini sebagai “jiwa” suatu ilmu. Khodam memberi energi pada pemilik ilmu sehingga bisa melakukan hal-hal diluar kewajaran. Tentu saja ada khodam yang minta imbalan ada pula yang “gratis” karena khodam ini datang karena kehendak Allah, bukan “dipaksakan” oleh manusia. Yang dimaksud “dipaksakan” adalah khodam ini datang karena seseorang melakukan ritual pemanggilan yang ditujukan untuk meminta tolong kepada khodam dari golongan jin.

Konsep Sahabat Virtual

Perbedaan persepsi dari sudut keilmuan yang membedakan dua hal ini. Jika sahabat virtual, saya ciptakan berdasar keilmuah ilmiah dimana manusia memiliki sebuah pikiran bawah sadar yang mendominasi hampir 90% dari diri kita. Sehingga lahirnya istilah kecerdasan tanpa batas manusia, dan hal ini sangatlah sesuai dengan konsep agama yang menyatakan bahwa manusia adalah MAKHLUK SEMPURNA

Dari sini artinya segala sesuatu yang tidak tampak sebenarnya hasil dari “rekayasa” bawah sadar kita sendiri berdasar dari pengalaman hidup selama ini. Bisa anda pikirkan bagaimana orang luar negeri sama sekali tidak mengenal istilah POCONG dan KUNTILANAK? sedangkan di kalangan masyarakat kita, begitu melekat dengan kedua istilah ini. Bukankah perwujudan dari kedua “istilah” ini hasil rekayasa kita sendiri yang berdasar dari informasi sebelumnya.

Begitu juga dengan khodam atau sahabat virtual, merupakan sosok pendamping yang dapat kita ciptakan sendiri dengan memiliki sifat dan karakter dari pikiran bawah sadar. Sehingga jika berhasil dimunculkan akan membantu semua kesulitan kita sesuai kapasitas pikiran kita

Metode sahabat virtual adalah desain saya sendiri ketika belajar khodam, menemukan sebuah pencerahan bahwa bukan dari lelakunya yang penting melainkan dari optimalisasi pikiran bawah sadar kita sendiri.

Ingin mengenali siapa sahabat virtual anda? klik disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: