Mau Sukses? Belajarlah ber-Komunikasi

Perhatikan orang-orang sukses disekitar kita, mulai dari pengusaha, karyawan, guru, dosen atau siapapun juga yang bisa membuat hidupnya terus menanjak dari berbagai segi. Apa yg menjadi persamaan dari semuanya? Yaitu cara mereka untuk menghadapi orang lain, dalam kata lain cara mereka berkomunikasi dengan orang lain. Bahkan dalam pelatihan Hipnosis dan Hipnoterapi diberikan syarat harus “LANCAR BERKOMUNIKASI”.  Betapa pentingnya komunikasi dalam hidup kita sehingga menjadi dasar dalam berbagai bidang kehidupan.

Pengertian Komunikasi 

Apa sebenarnya pengertian komunikasi menurut Anda? Berbicara sebanyak-banyaknya agar orang lain mengerti apa yang Anda maksudkan? Dari apa yang saya pelajari, dengar dan baca dari berbagai seminar yang saya hadiri, saya simpulkan bahwa komunikasi adalah perindahan informasi dari satu orang kepada orang lainnya. Masalah, bagaimana informasi yang ingin disampaikan ini dapat diterima baik oleh lawan bicara?

Ada 3 alat komunikasi yang sudah sangat awam yang kita kenal yaitu :

1. Kata-kata       7%
2. Mutu Suara    38%
3. Bahasa Tubuh 55% 
 
 

 Mari  kita bahas mengapa 3 alat inilah yang dipakai dalam berkomunikasi?

  • Kata-kata adalah susunan kalimat
  • Mutu suara adalah tekanan suara (intonasi) pada saat pengucapan
  • Bahasa tubuh adalah gerak-gerik tubuh pada saat Anda berkomunikasi

Mari kita kupas satu per satu:

Kata-kata, walau kata sangatlah penting dalam komunikasi yang kita lakukan namun hanya memberikan dampak 7%.  Coba Anda bayangkan apakah pedangan kaki lima banyak menggunakan kata-kata dalam berjualan? Sekilas, anda akan menjawab iya. Namun bila anda perhatikan lagi, kata-kata yang digunakan hanyalah pengulangan.“Siapa lagi, siapa lagi ! 10.000 tiga ! 10.000 tiga ! Hanya untuk hari ini saja”, kata-kata ini diulang terus menerus.

Sebuah lagu, walaupun dikarang oleh pengarang terkenal sekalipun seperti Ahmad Dhani, tidak akan dikenal kalau tidak ada musik.

Apabila ada sebuah kalimat, “Anjing Andi menggigit Andi “, saya ubah menjadi, Andi Anjing menggigit Anjing. Tentu arti dari kedua kalimat sangatlah berbeda, yang satu mengartikan Andi memiliki seekor anjing yang menggigit Andi, sedangkan kalimat kedua mungkin tidak berarti .

Coba Anda katakan kalimat ini:

  1. A Woman without Herman is nothing
  2. A Woman, without her, Man is nothing
  3. A Woman without, Herman is nothing

Ketiga kalimat tersebut memiliki arti yang berbeda satu sama lainnya hanya karena pemenggalan katanya oleh sebuah tanda baca. Masih ingatkah Anda sewaktu membaca novel. Bagaimana cara Anda membacanya? Pasti dalam hati bukan? Namun Anda pasti membacanya dengan cara yang berbeda bila terdapat tanda baca seperti ini:

“Hi, mau ke mana! ” atau “Hi, mau ke mana?” berbeda bukan?

 Mari kita masuk pada Mutu Suara (intonasi) yang memberikan dampak sebesar 38%. Mutu suara dalam sebuah buku, baik majalah, novel, buku motivasi dan lain-lain diterjemahkan dengan tanda-tanda baca.

Coba anda dengar seorang pedagang kaki lima yang kita bahas diatas. Walau kata-kata yang dipakainya hanya sedikit, dia menggunakan intonasi yang cukup keras untuk menarik perhatian para pengunjungnya untuk datang dan mencari tahu apa barang dagangannya.

 Bila anda mengatakan ” I LOVE YOU ” dengan halus, nada memelas tentula memberikan arti yang dalam (boleh dikatakan rayuan). Namun bila dikatakan dengan keras dan memakai 3 tanda seru “!!!”, pasti Anda akan bingung dalam mengartikannya. Apa arti ” I LOVE YOU !!! ” yang disampaikan tadi?

 

Dalam komunikasi seutuhnya, bahasa tubuhlah yang mengambil porsi paling besar dalam menyampaikan arti komunikasi sesungguhnya. Apa yang terjadi bila sebuah lirik yang baik, ditambah dengan melodi yang baik dan Anda melihat grup band tersebut membawakannya? Tentu menjadi sempurna kan?

Jadi bila sebuah kata I Love You dikatakan dengan melodi yang baik dan disertai dengan bahasa tubuh yang sempurna. Misalnya dilakukan sambbil bersujud memegang tangab si pacar, pasti akan memberikan dampak jatuh cinta yang lebih dalam jika dibandingkan hanya berbentuk kata-kata.

Mulai sekarang, berlatihlah untuk melengkapi komunikasi anda dengan 3 unsur diatas. Perhatikan dan ukur efeknya kepada lawan bicara Anda.

Salam Fokus Luar Biasa

Firman Pratama

Satu Tanggapan

  1. Luar Biasa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: