Percaya Diri Sepenuhnya

Seringkali jika saya bertemu banyak orang “awam”, dan mereka bertanya apakah profesi saya, respon mereka akan jawaban saya yang umum adalah “o..o.. motivator ya? Supaya PD (percaya diri)…seperti…”

Sekarang ini banyak sekali training yang memberitahu cara-cara menjadi kaya, dan banyak sekali respon setelah ikut workshopnya, merasa tertipu, atau caranya tidak mungkin, atau malah tidak action, Cuma untuk tahu saja.

Pertanyaannya, apakah workshop tersebut mengajarkan sesuatu yang berguna? TENTU SAJA!!. Karena cara-cara mereka sudah pernah dilakukan dan bisa. Dan saya termasuk selah satu yang pernah ikuti, pernah praktek, dan merubah hidup keluarga saya bagaikan bumi dan langit. Namun, masih banyak juga, rekan-rekan yang setelah ikut workshop, masih “begitu-begitu” saja, atau “begini-begini” saja.

Apa yang membedakan ?

Jawabnya, “PERCAYA DIRI”..

Percaya diri itu sangat penting dan esensial dalam meraih sukses yang kita perlukan.

Mengapa Percaya diri itu perlu?

1. Orang yang PERCAYA DIRI adalah orang yang vital, sukses, aktif dinamis dan melakukan massive action.

Dalam buku 7 habit for highy effective people, dikatakan, habit yang pertama adalah “proaktif”, lalu di buku berpikir dan berjiwa besar, ciri-ciri orang sukses adalah bergerak dan melangkah lebih cepat dari orang rata-rata. Ini cukup menjelaskan mengapa seorang yang PERCAYA DIRI adalah orang yang mampu meraih sukses lebih dari orang rata-rata pada umumnya.

 2. Dari pengalaman, seringkali kita terdorong, tergerak oleh orang yang percaya diri

Salahsatu rahasia sukses dalam hidup adalah sukses dalam komunikasi dengan manusia, karena hampir dalam setiap bisnis, kita selalu berhubungan dengan manusia. Riset menunjukkan bahwa 83% dari semua penjualan berdasarkan perasaan suka pembeli kepada penjual (NLP, New Technology of achievement). Banyak orang suka membeli sesuatu karena suka dengan penjualnya. Seperti yang banyak saya ceritakan di banyak training sales baik di bidang asuransi atau network marketing, bahwa pembeli tidak membeli produk anda, melainkan membeli karena kepercayaan dan suka pada diri penjualnya. Dengan kata lain, mereka sebenarnya sedang memasarkan diri mereka sendiri.

Dan emosi itu menular, seringkali trust terjadi adanya keyakinan yang terpancar dari kita, bukan karena konten atau isi percakapan kita. Karena komunikasi kita yang sesungguhnya adalah 93 % bawah sadar (intonasi dan bahasa tubuh). Dari penilitian Mehrabian dan Ferris , di dapatkan komunikasi kita 55% dipengaruhi oleh bahasa tubuh, 38% dipengaruhi oleh intonasi suara dan hanya 7% dipengaruhi oleh kata-kata atau isinya. Sedangkan bahasa tubuh dan intonosi suara sebenarnya merupakan bahasa bawah sadar dari manusia, sehingga 93% komunikasi kita sebenarnya dipengaruhi oleh bawah sadar kita.

Sehingga seringkali, orang yang percaya diri, mampu meyakinkan orang dan dan membuat orang mengikuti mereka, bukan karena mereka pintar atau isi yang mereka ucapkan, tetapi antusias, emosi yang ditularkan oleh mereka yang terpancar melalui intonasi suara dan bahasa tubuh mereka.

3. Orang yang PERCAYA DIRI lebih kredibel, bisa dipercaya, dan berkomitmen

Orang yang percaya diri adalah orang yang berkredibilitas, ia tahu yang dilakukan oleh dirinya dan ia berkomitmen melakukan hal tersebut, dan akan menyelesaikan apa yang telah tetapkan. Sehingga orang yang PERCAYA DIRI adalah orang yang mampu untuk dipercaya dan diberika tanggung jawab serta disiplin dalam melakukan tugasnya. Mereka bukan tipe orang yang tergesa-gesa dalam melakukan sesuatu melainkan efektif dalam menggunakan resources (sumber daya) yang mereka miliki.

4. Orang yang PERCAYA DIRI adalah orang yang selalu bahagia dan lebih menghargai orang lain dan membahagiakan orang lain.

Orang yang PERCAYA DIRI tipe orang yang memiliki kontrol atas dirinya sendiri dan walaupun ia menerima input dari orang lain, sumber dari motivasinya berasal dari dirinya sendiri. Sehingga ia lebih bisa menghargai dirinya sendiri dibandingkan orang pada umumnya.

Orang yang bisa menghargai dirinya terlebih dahulu adalah orang yang bisa menghargai orang lain apa adanya dan lebih bersimpati dari orang lain. Karena, jika ia tidak pernah bisa menghargai dirinya sendiri, bagaimana ia bisa menghargai orang lain? Jika ia tidak tahu apa itu membahagiakan dirinya sendiri (dengan pengertian yang tepat), bagaimana ia bisa membahagiakan orang lain?. Dalam NLP, juga dikatakan, perlunya kita melakukan teknik NLP pada diri kita, kehidupan kita dahulu, baru praktekkan kepada orang lain.

5. Orang yang PERCAYA DIRI adalah orang dapat membuat mimpi menjadi kenyataan.

Sebuah keajaiban dari action adalah, sekali anda melakukannya, maka ia akan seperti bola salju yang akan terus bergulir dan bergulir semakin besar dan cepat.

Sehingga, karena mereka action dan konsisten dengan action mereka, maka mereka mampu untuk melakukan apa yang mereka perlu lakukan untuk mencapai impian mereka, bahkan lebih cepat dari kebanyakan orang.

Percaya Diri memampukan orang tersebut untuk action lebih dari orang umumnya.

Semoga bermanfaat

Firman Pratama,ST,CHt,CNLP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: