Ketika Kesulitan Menghadang, Perlebar Jalan Hidup Anda !!

Kehidupan yang kita jalani, banyak orang menganggapnya sebagai sebuah jalanan yang kadang sepi dan kadang juga rame. Terkadang juga ada sesuatu yang merintangi dalam perjalanan itu. Sekarang mari kita samakan persepsi terlebih dulu, hidup ini kita anggap sebagai sebuah jalan raya, yang sudah kita lewati ratusan kilometer atau bahkan ribuan kilometer. Suatu ketika, jalan itu kita melalui jalan yang gelap sendiri, atau jalan penuh lubang…

Sebagai praktisi telekomunikasi, jalan sering dianalogikan dengan bandwidth (lebar frekuensi). Contoh adalah, jika anda berlangganan internet dengan kecepatan up to 512 kbps, artinya jalan yang anda miliki selebar 512 kbps (atau biar mudah 512 m lah). Perhatikan kata-kata upto..artinya jika anda sendiri yang menggunakan jalan tersebut maka selebar 512 m milik anda sendiri. Tapi jika rame yang menggunakan, maka anda juga harus berbagi dengan pengguna jalan yang lain.

Kembali beralih ke jalan hidup kita, lebar-sempitnya jalan hidup kita tergantung kita, selebar mana kita ingin berlangganan jalan hidup anda? 1 meter kah, 5 meter kah atau 100m bahkan tidak terhingga…..sekali lagi, tergantung kita berapa lebar jalan yang ingin kita lalui.

Jika anda setuju, mari kita lakukan langkah berikut :

1. Tutup mata anda, tarik napas perlahan, tahan dan lepas perlahan (ulangi 3kali)
2. Bayangkan sebuah jalan raya yang mulus, halus. Munculkan warna jalan rayanya, beri garis marka putihnya.
3. Bayangkan jalan raya itu begitu lebar, seperti jalan tol yang kosong tanpa kendaraan lainnya. Hanya anda yang ada dijalan itu
4. Jika anda masih merasa jalan itu sempit, maka kembali perlebar jalan itu. Beri pepohonan di sekitar jalan raya itu, rasakan angin sepoi menerpa lembut kulit tubuh anda.
5. Tarik napas panjang perlahan, rasakan udara segar di jalanan itu masuk ke hidung anda memenuhi rongga paru2 anda. Lalu lepas perlahan.
6. Lalu munculkan di ujung jalan itu, sebuah impian anda…apapun itu. Bisa rumah, kelulusan kuliah anda dan sebagainya.
7. Perhatikan, jalanan anda sangat halus dan mulus mencapai ke tujuan itu. Tugas anda hanya berjalan dengan benar saja.

Artinya, lebar atau sempit jalan tergantung anda. Mulai sekarang coba perlebar bayangan jalan hidup kita, perlebar bandwidth kita menjadi sangat lebar.

Ketika kita merasa dijalan hidup ini, jenuh atau penuh atau merasa ada kesulitan. Coba perhatikan kasus koneksi internet, saat saya menggunakan koneksi internet dan terasa mulai melambat bahkan berhenti, tetapi status modem masih tertulis “connected”. Maka yang harus dilakukan, adalah merestart modem internet saya. Ternyata benar, setelah modem direstart koneksi kembali berjalan normal. Aha…kalau begitu sama dengan hidup ini..kalau sudah merasa lambat, sumpek, jenuh atau capek…mungkin kita perlu MERESTART kembali pikiran kita.

Beberapa tips merestart pikiran kita :

1. Cabut pikiran kita dari segala rutinitas, sama dengan proses mencabut modem

2. Cari tempat kedamaian anda, dimanapun itu, bisa hanya dipinggir sungai atau dibawah pohon rindang

3. Jika anda ingin teriak, maka teriaklah..karena berteriak mampu melepas emosi anda

4. Lakukan proses visualisasi jalan raya diatas untuk memperlebar jalan hidup anda

5. Kemudian katakan dalam diri anda, kapanpun dan dimanapun merasa jenuh dan susah saya kembali berada di tempat kedamaian ini

Setelah itu, anda kembali lagi ke rutinitas harian anda. Seperti modem tadi, maka pasti anda kembali normal dan segar. Tempat kedamaian tidak harus jauh, bisa didekat rumah anda. Bisa di tempat ibadah yang penting membuat anda tenang dan nyaman.

Semoga bermanfaat,

Firman Pratama,ST,CHt,CNLP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: