Membongkar Rahasia Mistis melalui Pikiran Bawah Sadar

“Mas firman, nama saya budi….saya merasa tertarik membaca artikel mas tentang pelet pengasihan. Saya pernah mendapat ilmu seperti itu dari paman saya yang kebetulan adalah seorang sipiritual, tetapi saya sangat tidak paham karena banyak sekali lelaku yang harus dilakukan mulai dari puasa, kemudian membaca mantra 3 halaman, menebar bunga 7 warna, lalu mencari bulu kucing hitam. ┬áTapi begitu membaca ulasan di blog http://www.firmanpratama.wordpress.com saya merasa mendapat pandangan baru tentang ilmu-ilmu mistis, karena itu saya datang ke sini mas”

Demikianlah percakapan awal seorang peserta pelatihan Alpha Mind Control ketika saya bertanya motivasinya mengikuti workshop saya. Tampaknya yang namanya mistis begitu kental di pikiran masyarakat Indonesia, entah ini kutukan atau anugerah. Kenapa saya anggap kutukan? ya jelas dong..jika segala sesuatu yang aneh langsung dianggap mistis, padahal jika kita belajar lebih dalam ternyata ada rumusnya, ada alatnya, bahkan ada hukum fisika dan kimia disana. Continue reading

Menarik Uang “Gaib”

Menarik Uang Gaib, jika mendengar kalimat ini pasti kita langsung me-recall sebuah gambaran tentang proses mistis dengan menggunakan ritual kemenyan dilakukan disebuah tempat keramat dalam kegelapan dan dibantu oleh makhlus halus (astral=bahasa keren sekarang). Apakah benar prosesnya seperti itu ? Jika kita mengikuti persepsi masyarakat mistis Indonesia, memang seperti itu. Karena kata-kata GAIB selalu dikaitkan dengan gambaran alam lain yang penuh misteri.

Dengan lelaku mistis, maka dipercaya bisa menarik uang gaib dari segala arah untuk didekatkan ke dompet pelakunya. Saya sebagai praktisi pengusung konsep “KEAJAIBAN BAWAH SADAR”, sangat menolak keras konsep ini. Sebetulnya apa yang dilakukan dalam ritual menarik uang gaib tidak lebih hanya untuk memunculkan kepercayaan diri terhadap makhluk lain selain manusia dalam mendatang rejeki.

Continue reading

Pesugihan itu apa?

Pesugihan adalah suatu kata yang sering dijadikan kambing hitam untuk “iri” kepada orang lain yang sedang mengalami lonjakan dalam usahanya. Sebagai contoh, ada seorang penjual nasi pecel yang rame didaerah saya..kemudian ada anak bertanya kepada ibunya dengan dialog:

Anak..: Bu..kenapa warung yang itu rame banget ya, sedangkan warung kita sepi ya

Ibu : Itu pake pesugihan nak, hati-hati kalau makan disana karena ada jinnya

Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.